GERNAS KARET 2013, SUMUT AJUKAN 5.000 HEKTARE

MedanBisnis –Samosir. Dinas Perkebunan Sumatera Utara (Disbun Sumut) akan mengajukan seluas 5.000 hektare tanaman karet pada pelaksanaan Gerakan Nasional (Gernas) karet yang ditargetkan dimulai pada 2013,
Hal ini dikarenakan Sumut memiliki potensi lahan dan ketersediaan entres (benih) yang cukup. Begitupun, pihak Disbun lebih dulu akan melakukan observasi dan sosialisasi ke daerah.

“Sumatera Utara memiliki potensi lahan karet yang cukup luas dengan produksi yang tidak sedikit. Dan, sejauh ini luas tanaman karet kita mencapai 376.335,12 hektare dengan produksi 261.241,37 ton per tahun. Dari luasan tersebut 5.000 hektare di antaranya akan diajukan supaya masuk dalam Gernas Karet 2013,” kata Kepala Bidang Produksi Dinas Perkebunan Sumut, Herawaty kepada MedanBisnis, di kantornya, Jalan Williem Iskandar, Selasa (4/9) di Medan.

Ia menjelaskan, Gernas Karet yang dicanangkan pemerintah pusat dan akan dimulai 2013 yakni program peremajaan karet yang didanai oleh APBN. “Selama ini peremajaan karet petani di Sumatera Utara masih banyak yang belum melakukannya disebabkan berbagai faktor dan salah satunya biaya yang harus dikeluarkan  oleh petani. Nah, kalau ada program dari pusat, mudah-mudahan bisa membantu petani,” katanya.

Dikatakannya, selain ketersediaan lahan dan produksi yang tinggi, dari sisi ketersediaan entres/benih, Sumut juga kata Herawaty, memiliki kecukupan. Tak kurang dari 70.000 batang yang bisa menghasilkan sebanyak 4 jutaan mata entres. Sementara untuk satu hektare lahan, hanya dibutuhkan sebanyak 600 entres. “Dengan demikian, kita tidak memerlukan introduksi entres dari luar, karena kita sudah punya sendiri,” tambahnya.

Namun begitu, pihaknya masih terus melakukan observasi di lapangan untuk melihat persiapan-persiapan lain serta melakukan koordinasi dan sosialisasi dengan kabupaten. “Kita juga akan melakukan seleksi mana lahan yang layak dan cocok,” tambahnya. (dewantoro)
sumber: http://www.medanbisnisdaily.com

This entry was posted in Berita, Informasi AgriBisnis. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *