PT SLJ BELUM ADA IZIN HGU

MEDAN –  Hingga kini Badan Pertanahan Nasional (BPN) belum juga memberikan izin kepada PT Sawita Ledong Jaya (SLJ) atas lahan yang didirikan perusahan pengelolaan kelapa sawit.

Hal ini dinyatakan Sub Bagian Bidang Pertanahan Dan Konflik Tanah BPN Labuhan Batu, Untung Jauhari di DPRD Sumut. Menurutnya, PT SLJ yang telah berdiri sejak tahun 1999 itu merugikan negara  dan merusak kawasan hutan lindung.

Namun Direktur perusahaan PT SLJ, Elikson di Medan, hari ini, mengaku izin hak guna perusahaannya sedang dalam proses pengurusan.

PT SLJ mengelola hutan dan mengalihfungsikannya menjadi tanaman sawit meski tak mengantongi Hak Guna Usaha (HGU) yang dikeluarkan oleh BPN. Selain itu, keberadaan PT SLJ juga menimbulkan konflik dengan masyarakat setempat yang  selama ini mengelola kawasan sebagai mata pencarian untuk kehidupan sehari-hari.

Menurut salah seorang penasehat hukum, Irwandi Lubis,  selama ini warga mempunyai Surat Keterangan Tanah (SKT) dari Kepala Desa setempat sehingga warga dapat melakukan aktifitas dikawasan tersebut.

“Kalau warga mengelola tanah tersebut tidak melanggar UU. Karena warga hanya menanami hutan dengan tanaman keras yakni hutan rambung yang diketahui tidak merusak hutan bahkan ramah lingkungan,” ujar Irwandi.
sumber: http://waspada.co.id

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *