PRASASTI ADAT DI GUNUNG TUA RUSAK

Paluta, ( Analisa). Prasasti adat Sapanjang Banua Sadesa Luat Gunung Tua-Purba Sinomba-Halongonan yang terletak di Jalan Merdeka Gunung Tua, Kelurahan Pasar Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak, nampak tak terurus. Kondisinya pecah dan tidak terlihat lagi tulisan apapun.
Pantauan Analisa, prasasti terletak di Jalan Merdeka Gunung Tua, Kelurahan Pasar Gunung Tua, dengan ukuran sekitar 40 x 60 cm (alas), 60 x 90 cm (atas) persis berada di pelataran pusat Pasar Gunung Tua dengan bahan batu granit putih. Selain pecah sudah tidak terlihat lagi tulisan apapun, sehingga tak jelas apa yang sebenarnya tertulis di prasasti tersebut.

Tokoh masyarakat, Hasan Harahap kepada Analisa, Selasa (4/9), mengaku sangat heran kondisi prasasti dibiarkan telantar dan tidak diperbaiki lagi. Padahal prasasti itu memiliki nilai historis adat maupun pelestarian budaya.

Menurutnya, tugu ini harus dijaga dan dirawat karena memiliki nilai sejarah maupun sebagai salah satu destinasi wisata yang perlu dilestarikan, sebab sangat bermanfaat bagi generasi muda Paluta khususnya yang bermarga Harahap beserta anak borunya mendatang sebagai sebuah catatan adat istiadat.

Senada juga diungkapkan Ongku Harahap. Ia menyebutkan, tugu dibiarkan tidak terawat bahkan terkesan tidak memiliki makna apa-apa. “Seharusnya pemerintah daerah melalui dinas terkait melakukan pemeliharan dan pelestarian prasasti ini bukannya dibiarkan seperti benda yang tidak mempunyai makna apa-apa, keberadaan prasasti adalah bukti dan sejarah bagi generasi muda tentang pentingnya adat istiadat ,” katanya.

Keduanya berharap melakukan perbaikan terhadap prasasti tersebut, sehingga nantinya dapat menjadi warisan sejarah adat bagi generasi muda di wilayah Kabupaten Padang Lawas Utara. (ong)
sumber: http://analisadaily.com

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *