PONPES TAAJUSSALAM TERIMA BANTUAN PTPN 3

LANGKAT – Pondok pesantren modern Taajussalam Desa Besilam Kecamatan Padang Tualang Kabupaten Langkat Sumatera Utara membangun lokal belajar bantuan dari PTPN-3 untuk pengembangan pendidikan di pesantren tersebut.

“Kita terima bantuan sarana bangunan pondok untuk pendidikan para santri dari PTPN-3,” kata pimpinan pondok pesantren modern Taajussalam Syekh Haji Tajuddin Mudawar, di Besilam, hari ini.

Ada beberapa lokal yang merupakan bantuan dari PTPN 3, yang sedang dibangun dilokasi ponpes dan direncanakan dalam tahun ini akan selesai, katanya.

Bantuan untuk pondok pesantren dari PTPN 3 ini senilai bangunan dengan anggaran mencapai Rp2,7 miliar.

Selain itu juga ada seorang donatur dari Riau yang akan menyumbangkan dananya senilai Rp1 miliar lagi, untuk kemajuan pendidikan di pondok pesantren ini.

Syekh Tajuddin Mudawar menjelaskan bahwa ponpes ini didirikan tahun 2002, dan mengasuh pendidikan tingkat Tsanawiyah dan Aliyah. Dalam keempatan ulang tahun ponpes yang ke 10, Syekh Tajuddin mengatakan, agar para dewan guru segera melaporkan apa kekurangan dari ponpes ini.

“Jangan mengurus tentang bangunan, sebab dewan guru hanya bertugas mengajar, membimbing dan mencurahkan ilmu pendidikan terhadap para santri,” katanya.

Dirinya akan mengusahakan, ponpes ini dapat maju dan berkembang, katanya. Dikatakannya pada tahun ini, ada tiga santri lulusan Ponpes modern Tajussalaam, yang akan mendalamkan ilmu pendidikannya ke luar negeri, di antaranya Mesir, Yaman.

Sedangkan tiga tahun lalu ada satu santri yang juga telah mengikuti pendidikan ke Mesir, setalah mereka lulus dari persyaratan testing untuk belajar ke negara yang dituju.

Syekh Tajuddin Mudawar juga menjelaskan bahwa di Provinsi Riau, tepatnya di Desa Kasang Bangsawan Kecamatan Pujud Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), juga kan di bangun Ponpes Taajussalaam II.

Ponpes itu nantinya akan dipimpin Syafril Patoh, seorang pengusaha sukses yang berasal dari Riau. Ponpes Modern Taajussalaam II akan berdiri di lahan lima hektar untuk pembangunan Ponpes tersebut, katanya.

Ponpes ini memiliki 2 jurusan tingkat pendidikan, diantara untuk tingkat Tsanawiyah dan tingkat Aliyah, dengan jumlah siswa sebnayak 170 siswa.

Mereka berasal dari Malaysia, provinsi Riau, provinsi Aceh, kabupaten Batu Bara, dan Langkat.
sumber: http://waspada.co.id

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *