MAHASISWA FIB USU BERSATU GALANG KOIN PEDULI UNTUK FITRI ROSMAWATI

Medan, (Analisa). Asa Fitri Rosmawati (19) calon mahasiswa Departemen Bahasa Inggris Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sumatera Utara (USU) untuk kuliah di perguruan tinggi negeri kembali menyala. Pasalnya, aktivis mahasiswa FIB USU bersatu untuk menggalang koin peduli guna membantu kekurangan Dana Kelengkapan Akademik (DKA) dan uang SPP yang tak bisa dilunasi Fitri Rosmawati.
“Rencana penggalangan aksi koin peduli itu akan dilakukan Rabu (5/9). Koin yang terkumpul rencananya akan digunakan membantu Fitri Rosmawati untuk keperluan kuliahnya, kawan-kawan mahasiswa dan ketua departemen serta organisasi kampus sudah sepakat untuk bahu-membahu,” ujar Joko Saputra, perwakilan mahasiswa FIB USU yang diwawancarai Analisa, Selasa (4/9).

Seperti diberitakan sebelumnya, Fitri Rosmawati belum melakukan daftar ulang dan tes kesehatan karena tidak mampu membayar dana perkuliahan yang totalnya mencapai Rp. 7 juta. Akibatnya Fitri Rosmawati terancam tidak bisa mengikuti perkuliahan dan harus mengubur impiannya untuk mengenyam pendidikan di perguruan tinggi negeri.

Presiden Mahasiswa, Mitra Nasution didampingi Sekretaris Jenderal Ahmad Adriyan Rivai Naibaho dan perwakilan mahasiswa FIB USU pada Selasa, (4/9) pagi mendampingi Fitri Rosmawati untuk bertemu dengan Pembantu Rektor (PR) I USU guna mencari solusi agar Fitri tetap bisa kuliah dengan keterbatasan ekonomi yang dimilikinya.

Pada kesempatan itu, PR I USU, Prof Ir Zulkifli Nasution MSc PhD menjelaskan bahwa untuk pemberian batas waktu daftar ulang pihak universitas akan mengusahakan kelonggaran waktu sampai mahasiswa yang bersangkutan memiliki dana untuk melunasi.

“Akan tetapi untuk pemberian cicilan, pihak universitas tidak bisa memberikannya. Hal tersebut dikarenakan tidak ada peraturan universitas yang mengaturnya, namun atas dorongan moral saya akan memberikan bantuan agar Fitri bisa kuliah. Jadi, berapapun kesanggupan Fitri membayar silahkan dibayarkan, mengenai kekurangannya saya yang akan menanggung,” ujar Prof Ir Zulkifli di ruang kerjanya disaksikan perwakilan mahasiswa lainnya.

Terharu

Mendengar kabar itu, Fitri Rosmawati terharu sambil menitikkan air mata bahagianya. Ia tidak menyangka bahwa asanya yang telah pupus kembali menyala karena dukungan dari orang-orang disekitarnya.

“Saya sangat terharu dan bahagia. Saya tidak menyangka dukungan dan bantuan yang diberikan begitu besar, kepada semua pihak saya sangat berterimakasih. Saya berjanji akan belajar dengan giat agar tidak mengecewakan mereka yang telah peduli dengan saya,” ujarnya.

Sebelumnya, seperti diinformasikan Joko Saputra, Pembantu Dekan I FIB USU, Dr. M. Husnan Lubis MA menghubungi dirinya dan menyatakan bahwa ada donatur yang juga akan membantu Fitri Rosmawati.

“Ada donatur yang mau menanggung setengah biaya DKA dan SPP Fitri Rosmawati, mudah-mudahan dapat bermanfaat dan dapat mengurangi beban Fitri. Untuk saat ini saya belum dapat mengumumkan siapa donatur tersebut,” ujar Dr M Husnan Lubis kepada Joko.

Dengan demikian, Joko menyimpulkan permasalahan yang dihadapi Fitri Rosmawati sudah didapat solusinya. Saat ini hanya tinggal menunggu realisasi dari bantuan-bantuan tersebut, dan mudah-mudahan kedepan tidak ada lagi Fitri-Fitri lainnya.

Bidik Misi

Secara terpisah, Sekretaris Jenderal Pemerintahan Mahasiswa USU, Ahmad Adriyan Rivai Naibaho mengatakan bahwa apa yang dialami Fitri seharusnya tidak perlu terjadi apabila program beasiswa bidik misi tepat sasaran.

“Pihak universitas sejatinya memiliki program untuk calon mahasiswa yang tidak mampu dari segi ekonomi yaitu dengan penjaringan beasiswa bidik misi. Dengan kejadian ini ada indikasi bahwa sistem yang diterapkan dalam proses seleksi pemberian beasiswa tidak tepat sasaran,” katanya.

Untuk itu, Rivai berharap pihak universitas ataupun pihak panitia pemberi beasiswa bidik misi harus lebih selektif lagi. Harus ada evaluasi dan perbaikan agar mereka yang tidak mampu dapat juga menikmati bangku perkuliahan di universitas negeri. (br)
sumber: http://analisadaily.com

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *