JOHNY SARINTHON:TANGKAP DAN PENJARAKAN ASLI KETAREN DPRD DELISERDANG H. SABAR GINTING: CABUT SK KADES SEMBAHE

IMANUEL SITEPU. PANCURBATU. Tindakan yang dilakukan Asli Ketaren, Kades Sembahe (Kecamatan Sibolangit) yang melakukan penganiayaan dan mengancam 6 pekerja proyek pengerasan badan Jl. Jamin Ginting (Desa Sembahe hingga Desa Sibolangit) dengan benda berbentuk pistol [Jumat dinihari kemarin] mendapat kecaman dari berbagai pihak. Diantaranya adalah Ketua Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Pergerakan Indonesia Sumut Johny Sarinthon dan anggota DPRD Deliserdang H. Sabar Ginting.
Johny Sarinthon saat dimintai tanggapannya [Senin 3/9] terkait aksi Kepala Desa Sembahe Asli Ketaren mengatakan: ”Tindakan yang dilakukan Kades ini seharusnya ditindak dengan tegas oleh pihak kepolisian. Kades sebagai aparatur pemerintahan di tingkat desa sewajarnya memberikan contoh baik kepada masyarakat. Bukan seperti Kades Sembahe yang memberikan contoh buruk kepada masyarakat dengan bertindak arogan. Kalau Kadesnya seperti ini, mau ke mana lagi masyarakat Desa Sembahe?” ujar Jhoni.

Dikatakanya, Kepala Desa merupakan aparatur pemerintahan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Untuk itu, kita harapkan Bupati Deliserdang drs. H. Amri Tambunan memberikan tindakan tegas terhadap Kepala Desa ini yang telah mencoreng citra aparatur pemerintahan karena beritindak arogan,” kata Jhoni yang juga sebagai Sekjen Fron Pembela Pancasila dan Undang-Undang Dasar 45 (FPPU 45) ini lantang.

”Kalau tidak ditindak, adai gambaran kalau di negeri ini tak berlaku lagi hukum kecuali hukum rimba bagi masarakat kecil. Pejabat sekelas kepala desa saja pun tak ditindak, bagai mana lagi kalau jabatannya di atas Kepala Desa? Hukum apa lagi yang berlaku di negeri ini? Diminta dengan tegas kepada Kapolsek Pancurbatu agar segera memperoses kasus ini sesuai prosedur yang berlaku,” ujar pria berambut gondrong ini.

Hal senada disampaikan H. Sabar Ginting anggota DPRD Deliserdang dari fraksi PAN. “Saya meminta agar Bupati Deliserdang drs. H. Amri Tambunan mencabut SK Kepala Desa tersebut karena dapat memberikan citra buruk terhadap kepala desa yang lain,” ujar Sabar Ginting ketika dikonfirmasi secara terpisah.
sumber : http://www.sorasirulo.net

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *