PABRIK DOLOMIT RESAHKAN WARGA NAMORAMBE

IMANUEL SITEPU. NAMORAMBE. Pabrik Dolomit di Dusun I Desa Batu Penjemuren (Kec. Namorambe) membuat warga resah. Pabrik yang diduga tak memiliki Izin ini mengeluarkan kebisingan dan abu serta getaran. Akibat getaran tersebut, banyak rumah warga mengalami retak. Ditambah lagi kegiatan pengilingan batu dilakukan hingga tengah malam.
Timbul Saragih (41) warga Dusun I Desa Batu Penjemuren yang rumahnya persis berada di sebelah pabrik ketika dikonfirmasi mengatakan: ”Setelah pabrik itu berdiri, rumah-rumah warga termasuk rumahku mengalami retak-retak. Sebelum pabrik itu berdiri, warga tak pernah mengeluh karena abu, kebisingan dan getaran. Namun, semenjak berdiri, banyak rumah warga kemasukan abu yang berterbangan dari dalam pabrik itu,” ujar Timbul.

Dikatakan Timbul lagi, mereka pernah mendatangi pabrik itu. Tapi, si Selamat yang merupakan pengelolanya  tak mengindahkan permintaan mereka. “Masalah ini pernah kami laporkan ke pihak Kecamatan dan Polisi. Namun, hingga saat ini, belum juga ada tanggapannya. Ke mana lagi kami harus mengadu?” ujar Timbul.

Camat Namorambe drs. Hendra Wijaya saat dikonfirmasi mengatakan: ”Kita sudah mendengar keluhan warga dan kegiatan pabrik pernah kita hentikan karena belum memiliki izin. Kalau memang mereka kembali beroperasi akan kita cek kembali,” ujar Hendra.
sumber : http://www.sorasirulo.net

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *