NELAYAN LANGKAT DAPAT BANTUAN RP7,6 M

LANGKAT– Dinas Perikanan dan Kelautan (DPK) Kabupaten Langkat Sumatera Utara, salurkan bantuan sebesar Rp 7,6 Miliar buat nelayan yang berada di delapan kecamatan pesisir pantai, untuk pengadaan udang, kepiting dan ikan kerapu.

“Kita sudah menyalurkan berbagai bantuan perikanan buat nelayan Langkat. Bantuan input perikanan tersebut nilainya mencapai Rp7,6 miliar, yang berada di 498 paket,” kata Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Langkat, Ali Mukti Siregar di Stabat.

Bantuan ini terdiri dari 200 paket sarana budidaya udang, 200 paket sarana budidaya kepiting, 80 paket sarana budidaya ikan kerapu dan 18 paket pengolahan untuk wanita nelayan.

Siregar mengungkapkan bahwa ada delapan kecamatan pesisir pantai yang menerima program bantuan ini seperti kecamatan Secanggang dua komoditi (kerapu/udang), Tanjungpura (udang), Gebang (udang).

Selanjutnya kecamatan Babalan (udang/kepiting), Sei Lepan (kepiting), Brandan Barat (kepiting/kerapu), Pangkalan Susu (kepiting,kerapu, udang) dan kecamatan Pematang Jaya (kepiting,kerapu, udang), katanya.

Dari program yang diberikan ini, ada satu kecamatan pesisir pantai yang tidak mendapatkan bantuan yaitu kecamatan Besitang, karena beralihnya lahan yang ada disana.

Siregar juga menjelaskan bahwa kelompok penerima bantuan ini, tergantung pada jumlah orang dan jumlah luas lahan pertambakan. Sebagai contoh, dengan luas lahan satu hektare, akan menerima 50.000 ekor benur udang, 500 kilogram pakan, kapur, dolomit, katanya.

Sementara untuk kelompok kepiting yang menerima manfaat dari program bantuan itu paketnya bibit kepiting 180 kilogram, keramba 20 unit, dan pakan.

Diharapkan melalui bantuan yang diberikan ini, nelayan kita semakin terpacu untuk meningkatkan produksi mereka, sehingga Kabupaten Langkat, akan terus menjadi sentra udang, kepiting dan kerapu di Sumatera Utara, katanya.

Secara terpisah Kepala Seksi Evaluasi dan Pelaporan pada Dinas Perikanan dan Kelautan, Kodir menjelaskan bahwa seluruh penerima paket bantuan ini terlebih dahulu kepada mereka diberikan berbagai pelatihan.

“Sudah dilatih dan diberikan pembekalan sebelum menerima memanfaatkan dari Bantuan Input Produksi Perikanan ini,” katanya.

Nantinya penerima manfaat ini akan bisa pula menggulirkan hasil yang didapat mereka, untuk nelayan lainnya, sehingga ada kelanjutan dari apa yang dilakukan, buat nelayan lainnya, yang merasakan manfaatnya.
sumber: http://waspada.co.id

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *