PEMBAHASAN ANGGARAN DINKES MEDAN RICUH

MEDAN – Pembahasan terhadap ranperda Kota Medan tentang Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (P APBD) Pemko Medan Tahun 2012 berlansung alot. Bahkan dalam pembahasan Panitia Khusus bersama SKPD Pemko Medan di ruang banggar gedung DPRD Medan tampak ricuh dan memanas, bahkan diwarnai pukul meja, sore ini.

Pengamatan wartawan, insiden pukul meja tersebut terjadi saat para anggota dewan berlomba interupsi menyampaikan pertanyaan kepada Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, Erwin yang sebelumnya menyampaikan pemaparan dengan usulan penambahan anggaran sebesar Rp25 miliar untuk penyelenggaraan JPKMS di Dinas Kesehatan Medan.

Salah seorang anggota dewan berinisial A tampak berang lalu memukul meja karena anggota dewan lain berinisial M ngotot menyampaikan pertanyaannya mengingat penjelasan Kadis Kesehatan Erwin tidak mampu memberikan penjelasan terkait penambahan anggaran tersebut. Akibat pemukulan meja ini membuat suasana semakin tegang.

Parahnya lagi saat Kepala Dinas Kesehatan Erwin menyebutkan bahwa penambahan anggaran tersebut untuk membayar hutang Dinas Kesehatan terkait program JPKMS kepada pemilik rumah sakit selaku provider. Sementara dalam penempatan anggaran biaya Rp25 miliar dimasukkan sebagai biaya lansung.

Tentu saja sejumlah anggota pansus seperti Bahrumsyah, Landen Marbun, Irwanto Tampubolon, CP Nainggolan, Muslim Maksum, Juliandi Siregar, Ahmad Arif, Daniel Pinem, Ferdinan Lumban Tobing dan Irwan Sihombing  berlomba mengajukan kritikan sebagai protes atas kebijakan Dinkes menempatkan pos anggaran dimaksud. “Ini hutang atau pembiayaan? Terkait hal ini, perlu dibentuk tim verifikasi maupun evaluasi anggaran”, ujar Muslim.

Melihat suasana semakin gaduh, tampak Kadis Kesehatan Kota Medan Erwan “pucat pasi” dan gugup menjawab pertanyaan dewan. Hingga akhirnya Ketua pansus Ahmad Parlindungan memutuskan rapat untuk ditunda dengan pembahasan secara detail dengan meminta data akurat tentang hutang itu kemana saja. Pembahasan selanjutnya akan melibatkan seluruh anggota dewan dari Komisi B selaku konterpart Dinkes Medan.
sumber: http://waspada.co.id

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *