4 SAKSI KORUPSI TANGGUL LANGSA DIPERIKSA

BANDA ACEH – Kejaksaan Tinggi Aceh, memeriksa empat saksi kasus dugaan korupsi proyek pembangunan tanggul Krueng Langsa di Desa Seulawah Sidorejo, Meurandeh, Langsa.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Aceh Amir Hamzah mengatakan hari ini, keempat saksi diperiksa terkait dugaan penyalahgunaan dalam pembangunan tanggul Krueng Langsa pada 2010 lalu. Pembangunan tanggul senilai senilai Rp2,8 miliar itu, kata dia, merupakan proyek di Dinas Pengairan Kota Langsa.

Dari keempat saksi yang dimintakan keterangan, kata dia, satu orang belum hadir. “Keempat saksi pada proyek ini, masing-masing pada saat proyek berlangsung mereka menjabat pengguna anggaran, panitia mutu chek awal, mantan Pimpinan Bank Aceh Cabang Langsa, serta Bendahara Pengeluaran,” ujar Amir.

Yang belum hadir, kata Amir, adalah pengguna anggaran. “Dimungkinkan beliau ini masih dalam perjalanan,” ujarnya. Terkait nama-nama saksi yang diperiksa, Amir meminta tidak dipublikasi. Sebab kata dia, sebagai saksi, keempat orang itu masih patut untuk dilindung. “Namun kalau sudah terbukti masyarakat akan tahu hal itu,” ujar Amir.

Terkait lamanya pemeriksaan, kata dia, tergantung keterangan para saksi dan hasil pemeriksaan. ‚ÄúTidak hanya sebatas keterangan saksi saja untuk menetapakan tersangka, namun diperlukan bukti lainya berupa pemeriksaan dokumentasi proyek,” ujarnya.

Selain itu, kata Amir, Kejati juga berkerjasana dengan pihak lain seperti Badan Pemeriksa Keuangan untuk menentukan berapa kerugian negara akibat penyalahgunaan proyek tersebut.
sumber: http://waspada.co.id

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *