WARGA BANTARAN SUNGAI BATANGHARI MENGUNGSI

MUARO JAMBI, KOMPAS.com – Sekitar 60 warga di bantaran Sungai Batanghari, Desa Pulau Aro, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, Minggu (2/9/2012) ini mengungsi, pascamusibah longsor sepanjang 200 meter di tebing Sungai Batanghari.

Selain itu, satu rumah roboh dan jaringan listrik desa terputus.

Saat ini, s ekitar 20 rumah telah kosong ditinggal pemiliknya mengungsi ke rumah kerabat di sekitar desa. Rumah-rumah itu hanya berjarak 3 meter hingga 10 meter dari bibir tebing yang longsor.

Dalam sebulan terakhir, longsor sudah berlangsung empatĀ  kali. Longsor terakhir pada Kamis lalu merobohkan satu rumah sekitar pukul 21.00 WIB. Satu pekan sebelumnya, longsor di sepanjang tebing itu juga mengakibatkan satu warga tewas, saat tengah mandi di tepi sungai.

Kekhawatiran akan ter us berlanjutnya longsor mendorong sebagian warga yang tinggal di bantaran sungai ini mengungsi.

“Kami khawatir kalau sampai terjadi longsor saat berada di dalam rumah. L ebih aman kalau kami mengungsi untuk sementara waktu,” ujar Manan Kasim, warga setempat.

Air Sungai Batanghari surut drastis sejak dua bulan lalu. Pada musim hujan, permukaan air sungai hampir sejajar dengan permukaan tanah. Namun saat ini permukaan air berada sekitar 6-7 meter di bawahnya. Di sebagian lokasi, bahkan memunculkan pulau-pulau kecil di pinggir maupun tengah sungai.
sumber : http://regional.kompas.com

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *