TERSANGKA PERAMPOK DITANGKAP, BINJAI RUSUH

Warga menuntut pembebasan rekan mereka yang dituduh merampok.

VIVAnews – Massa mengamuk dan membakar ruko serta dua unit sepeda motor di Binjai, Sumatera Utara, Sabtu malam, 1 September 2012. Aksi anarki ini dipicu oleh kemarahan warga yang tidak terima polisi menangkap salah seorang rekan mereka, Junedi, yang dituduh terlibat aksi perampokan.

Warga semakin beringas, karena polisi menembak kaki Junedi yang berusaha melarikan diri ketika ditangkap. Mereka pun beramai-ramai mendatangi Rumah Sakit Joelham, tempat Junedi dirawat setelah tertembak. Massa lalu menuntut pihak kepolisian membebaskan Junedi.

Melihat massa yang emosi dan memaksa polisi membebaskan Junedi, polisi kemudian mengevakuasi Junedi dari RS. Namun, massa justru menjadi semakin beringas. Mereka memukul-mukul mobil yang digunakan untuk mengevakuasi Junedi. Warga bahkan mendatangi Mapolres Binjai guna menuntut pembebasan Junedi.

Tentu saja polisi tidak memenuhi permintaan warga. Akhirnya, massa mengamuk dan membakar ruko serta sepeda motor yang berada di tengah jalan. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, Jalan Imam Bonjol di Kota Binjai, Sumatera Utara, diblokir oleh ribuan warga yang terbakar amarah.

Massa berkumpul di simpang Tekung dan Taman Makam Pahlawan. Hingga tengah malam tadi, aparat kepolisian, Brimob, dan belasan Anggota Kodim 0203 Langkat bersenjata lengkap diturunkan ke titik konsentrasi massa untuk mengantisipasi kerusuhan susulan.

Polresta Binjai selanjutnya menangkap dua orang yang diduga melakukan pembakaran sepeda motor dan ruko. “Sekarang sedang kami periksa,” kata Kapolresta Binjai, AKBP Musa Tampubolon. (art)
sumber : http://nasional.news.viva.co.id

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *