POLISI BEKUK EMPAT PELAKU PENGANIAYA AIPTU SATAR TAMPUBOLON

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Tim gabungan dari Polres Simalungun dan unit Jahtanras Subdit III/Umum Ditreskrimum Polda Sumut berhasil membekuk empat pelaku penyerang Aiptu Satar Tampubolon, anggota Polsek Serbelawan yang dianiaya sekitar sepekan lalu.

Informasi yang diterima www.tribun-medan.com dari sumber dikepolisian, empat pelaku yang diamankan masing-masing, Indra Jaya Dalimunte alias Munte, Muktar, Jeniper Manurung dan Agus Siregar. Keempat tersangka diamankan di lokasi dan waktu yang berbeda.

Semula, petugas gabungan menangkap Jeniper. Ia ditangkap petugas di kawasan Labuhan Batu, Sabtu (1/9/2012) sekitar pukul 07.00 WIB. Setelah menangkap Jeniper, pada hari itu juga, petugas kemudian mengembangkan kasus ini dan kembali menangkap tersangka Indra Jaya di Jalan Krakatau, Medan sekitar pukul 19.30 WIB dan tersangka Muktar di kawasan Jalan Ringroad, Medan sekira pukul 21.00 WIB.

Kemudian, keesokanharinya, kemarin, Minggu (2/9/2012) sekitar pukul 06.30 WIB, petugas kembali menangkap satu tersangka lainnya bernama Agus Siregar di kawasan Sigambal. Dari Agus, petugas mengamankan satu pucuk senjata api laras panjang jenis V2 milik Aiptu Satar.

Kapolres Simalungun, AKBP Agus Fajar Harkam saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan itu. “Ya, tersangkanya sudah kami amankan. Senjata api milik Aiptu Satar yang dibawa lari pelaku juga sudah berhasil kami sita,” kata Agus via selulernya, Minggu (2/9/2012).

Agus mengatakan, kasus tersebut sepenuhnya diserahkan pihaknya ke Polda Sumut. “Para tersangka dan barang bukti sudah kami serahkan ke Polda Sumut untuk diproses,” katanya. Namun Agus enggan menjelaskan motif kasus penganiayaan terhadap anggotanya itu. “Langsung tanya ke Polda saja,” ujarnya.

Kasubdit III/Umum Ditreskrimum Polda Sumut, AKBP Andry Setiawan membenarkannya. Namun, ia masih enggan membeberkan motif para pelaku melakukan penganiayaan tersebut.

“Ya, tersangkanya sudah tertangkap. Tapi, besok saja datang ke Polda untuk disampaikan, ya,” ujar Andry singkat via seluler.

Sebelumnya, dalam kasus ini, tiga pria tak dikenal tiba-tiba menyerang Aiptu Satar Tampubolon, yang saat itu bertugas dan patroli pengamanan kebun PTPN IV Dolok Hilir. Kejadiannya, Jumat (24/8) sekitar pukul 21.00 WIB.

Tiga pria yang menumpangi mobil Daihatsu Taft menghampiri Aiptu Satar dan langsung menyerang dan memukulinya dengan besi panjang di bagian kepala. Sementara rekan korban lainnya langsung kabur melihat penyerangan itu.

Setelah korban terkapar bersimbah darah, senjata api jenis V2 laras panjang miliknya dirampas dan dilarikan oleh para pelaku dan meninggalkan korban dengan kondisi luka-luka.
sumber : http://medan.tribunnews.com

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *