PETANI JAMBU AIR BELUM PEDULIKAN KEMASAN

MedanBisnis –Medan. Jika dikemas dengan apik, petani jambu air dapat meningkatkan pendapatannya. Selama ini petani masih menjual produknya nyaris tanpa pengemasan yang menarik.

Antonius Surbakti, salah seorang pembudidaya jambu air varietas Pink
Aple, Citra, dan Cincalo Madu di Desa Durin Jangak, Kecamatan
Pancurbatu, Deliserdang mengatakan, budidaya jambu air memiliki prospek
yang sangat baik. Jambu air yang ukurannya bisa lebih besar dari kepalan
tangan orang dewasa ini dijual dengan harga Rp 13.000 per kilogram.

“Dari tiap pohon, dapat menghasilkan  buah segar sebanyak 200 kg setiap panen raya. Jika lahan yang dimiliki seluas satu hektara, paling tidak bisa ditanami sebanyak 120 pokok, maka hasil yang bisa diperoleh petani setiap tahunnya mencapai Rp 312 jutaan. Itu hasil yang cukup baik untuk tanaman yang jarang dilirik orang,” kata Antoius, kepada MedanBisnis, Kamis (30/8).

Ia mengungkapkan, pendapatan petani jambu air bisa lebih ditingkatkan kalau saja ada pengolahan pasca panen semisal dengan mengemasnya dengan lebih baik ataupun mengolahnya menjadi produk turunan yang lebih bernilai ekonomis.

Sehingga ketika musim panen raya, harga tidak jatuh karena produksinya bisa dialihkan ke pengolahan produk lain.

Diakuinya, selama ini sistem pemasaran yang terbangun di masyarakat masih dilakukan secara tradisional. Agen/pengumpul mendatangi petani yang akan memanen buahnya dengan harga yang disepakati secara langsung.

Buah tersebut tidak dibungkus dengan kemasan tertentu. Biarpun demikian, harga yang disepakati antara kedua belah pihak masih sangat menguntungkan petani.

Penentuan harga Rp 13.000 per kg di tingkat petani, kata Antonius biasanya akan dijual kembali ke pasaran dengan harga 2 kali lipat. “Kalau saja ada pengemasan yang lebih lagi bisa mendongkrak nilai dari jambu air ini,” katanya.(dewantoro)
sumber: http://www.medanbisnisdaily.com

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi AgriBisnis, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *