KOORDINATOR LAPANGAN DALAM BENTROK CENGKARENG DICIDUK

Jakarta (ANTARA News) – Penyidik Polres Metro Jakarta Barat meringkus JR yang diduga sebagai koordinator lapangan dari kelompok John Kei ketika terjadi bentrokan sengketa lahan kosong dengan kelompok Hercules di Jalan Cengkareng Kamal RT 02/07 Kelurahan Cengkareng Barat.

“Satu orang ditetapkan jadi tersangka yang diduga tangan kanan Rais Kei,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat Ajun Komisaris Besar Polisi Hengki Haryadi di Markas Polda Metro Jaya, Jumat.

Hengki mengatakan, JR membantah terlibat bentrokan maupun berperan sebagai koordinator lapangan, namun penyidik memiliki bukti berdasarkan pengembangan.

Hengki mengungkapkan, penyidik masih mengembangkan kasus bentrokan antara kelompok John Kei dengan Hercules termasuk mencari otak pelaku dibalik tawuran tersebut dan memburu Rais Kei yang diduga sebagai penggerak massa.

Penyidik belum meminta keterangan dari PT Sabar Ganda yang diduga sebagai pemilik lahan kosong seluas 2,1 hektar yang menjadi sengketa tersebut.

Sejauh ini, penyidik kepolisian telah menetapkan 99 orang tersangka dari kelompok John Kei yang membawa senjata tajam dan diduga menyerang kubu Hercules.

Selain menetapkan tersangka, petugas kepolisian juga menyita 13 unit kendaraan roda empat, 78 bilah senjata tajam jenis samurai, golok dan parang, sembilan bilah kayu, serta delapan tombak dari kelompok John Kei, sedangkan dari kubu Hercules disita 13 bilah senjata tajam dan satu katapel.

Para tersangka menjalani penahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Direktorat Narkoba dan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Kedua kelompok terlibat bentrok di Jalan Cengkareng Kamal pada Selasa (28/8).

Saat penggeledahan polisi terpaksa menembak dua orang dari kelompok Hercules, bernama Semi Binggo dan Lajuma Maswatu, karena berusaha melarikan diri menggunakan mobil.

Semi Binggo meninggal dunia setelah tertembak pada bagian kepala belakang, sedangkan Lajuma Maswatu mengalami kritis.(Ant)

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *