GADIS CANTIK TEWAS DI KAMAR HOTEL

Menginap Bersama Oknum Ketua Parpol

Pandan-andalas Gadis berparas cantik, Sri Rahayu (27), warga Aek Garut, Kelurahan Angin Nauli, Kecamatan Sibolga Utara, Kota Sibolga, ditemukan tewas tergantung dengan seutas tali gorden hotel menjerat lehernya di salah satu hotel di Kota Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Jumat (31/8).

Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Pandan yang menangani kasus ini belum bisa memastikan motif kematian korban, apakah murni tewas karena gantung diri atau sengaja dibunuh.

Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandan pun informasinya terpaksa melepas jenazah korban ke Medan untuk kebutuhan outopsi.

“Kita belum dapat memastikan kematian korban apakah meninggal bunuh diri atau dibunuh. Namun untuk sementara, kita telah memeriksa beberapa orang saksi, termasuk teman sekamar korban,” kata Kapolsek Pandan AKP HE Sidauruk melalui Kanit Serse, Aiptu UB Simanjuntak menjawab andalas, Jumat (31/8) di Mapolsek Pandan pascaproses evakusi jenazah korban dari hotel ke RSUD Pandan.

Aiptu UB Simanjuntak tidak bersedia membeberkan lebih jauh atas penemuan jenazah di kamar salah satu hotel di Kota Pandan tersebut. Bahkan belum bersedia membeberkan siapa teman pria si korban bersama di dalam hotel. “Kita belum tahu apa–apa, karena jenazahnya pun masih divisum di RSUD Pandan,” sebut Aiptu UB Simanjuntak.

Hasil pantauan andalas di Mapolsek Pandan, pria teman sekamar Sri Rahayu itu ternyata oknum “orang dekat” Bupati Tapteng yang juga ketua salah satu partai politik di daerah itu berinisial RS.

Bahkan pria ini juga disebut–sebut merupakan seorang pengusaha yang sedang naik daun dan juga memiliki kedekatan dengan penguasa di daerah itu. Pria ini sendiri sedang menjalani pemeriksaan tertutup di ruang Kanit Reskrim Polsek Pandan.

“Kalian sudah tahunya itu. Tapi nanti lah dan kita sudah memeriksa beberapa orang saksi,” tukasnya. Menurut informasi, pria ini terdaftar sebagai pemesan kamar hotel bersama si korban, teman wanitanya itu. Ketika polisi mengamankannya dari rumahnya, dari tangannya disita kunci kamar hotel tersebut.

“Mereka sudah dua hari menginap di kamar hotel itu,” kata salah seorang resepsionis hotel tempat penemuan jenazah Sri Rahayu tersebut.

Kematian Sri Rahayu cukup mengundang kecurigaan dan tanda tanya di tengah–tengah masyarakat. Masyarakat menduga, Sri Rahayu sengaja dibunuh karena Sri Rahayu minta pertanggungjawaban terhadap teman prianya berinisial RS, namun RS tidak mau bertanggung jawab atas perbuatannya. Lalu oknum RS diduga membunuh Sri Rahayu di kamar hotel.

“Kalau korban bunuh diri, tentu lidahnya menjulur dan dari anus korban keluar kotoran serta sperma. Tetapi yang kita lihat tidak seperti itu, bahkan salah satu kaki korban masih menginjak kursi tempat duduk yang ada di kamar hotel tempat mereka menginap,” ujar warga.(MP/RES)
sumber : http://harianandalas.com

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *