BUNTUT PENGGEREBEKAN BANDAR NARKOBA, OKNUM LAPAS TERJARING

MEDAN, KOMPAS.com – Agus Admaja (38), yang sehari-hari bekerja di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Tanjung Gusta Medan, terjaring saat penggerebekan di rumah bandar narkoba Icang, Kamis (30/8/2012).

Menurut pengakuannya, dirinya berada di lokasi untuk menemui temannya yang berada di rumah pelaku. “Aku tak ada ngapa-ngapain di sini, bang,” kilah Agus saat diapit petugas.

Namun pengakuannya berbeda ketika diintrogasi. Agus mengaku empat bulan lalu pernah menjadi tangkapan Direktorat Narkoba Polda Sumut dengan kasus narkoba. “Aku sudah bebas, aku direhabilitasi,” ucapnya.

Polisi yang tak mau terkecoh dengan penjelasannya, tetap membawa Agus ke Mapoldasu bersama enam tersangka lainnya beserta barang bukti yang berhasil disita.

Dir Narkoba Poldasu Kombes Pol Andjar Dewanto belum bisa menyebutkan nama tersangka lainnya saat dimintai keterangan.

Seperti pemberitaan sebelumnya, penggerebekan dilakukan berdasarkan informasi yang didapat Direktorat Narkoba Polda Sumut dan Sat Reserse Narkoba Polresta Medan, bahwa di rumah pelaku Icang, di kawasan Jalan Sering Lingkungan VIII, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung, sedang terjadi transaksi narkoba.

Dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) polisi berhasil mengamankan tujuh pria yang diduga sedang melakukan transaksi dan barang bukti berupa daun ganja kering seberat 200 gram, alat pembuat obat-obatan, satu unit sepeda motor, satu unit mobil, senjata tradisional berjenis tulup, dan samurai.

Penggerebekan yang dibantu Brimob Poldasu ini sempat mendapat perlawanan masyarakat karena Icang yang menjadi target megetahui kedatangan polisi dan berhasil melarikan diri sambil meneriaki polisi sebagai maling. Tujuh orang yang berada di dalam rumah juga sempat melakukan perlawanan, namun berhasil dilumpuhkan. Seorang wartawan yang meliput dilokasi menjadi korban amuk massa hingga mengalami luka di bagian kepala.
sumber : http://regional.kompas.com

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *