BELUM PASTI AKIBAT LUKA TEMBAK

Medan-andalas Direktur Narkoba Poldasu Kombes Pol Anjar Dewanto didampingi dua perwira polisi lainnya, Jumat (31/8) sekira pukul 16.00 WIB menjenguk Darmansyah alias Kedel (40) di ruang 8 lantai 4 Rumah Sakit Umum Pirngadi Medan.

Kedel diduga menjadi korban tertembak senjata petugas saat belasan petugas Direktorat Narkoba Poldasu melakukan penggerebekan sebuah rumah milik bandar narkoba di Jalan Sering, Lingkungan VIII, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung, sehari sebelumnya.

Namun kepada wartawan yang mencegatnya di rumah sakit, Anjar Dewanto mengatakan belum ada kepastian bahwa luka di kaki kanan Kedel benar-benar akibat luka tertembak.

“Kita belum bisa pastikan itu luka tembak atau tidak, karena dokter sendiri di rumah sakit ini belum bisa memastikan pada kami,” kata Anjar.

Menurut Anjar, dari keterangan dr Said (dokter yang menangani Kedel,red) kepada pihaknya, luka pada pergelangan kaki kanan dan luka tembus di atas mata kaki Kedel, tidak ditemukan ada proyektil.

“Dokter Said saat kita telpon belum bisa memastikan. Kita sudah cek TKP dan sudah kita cari proyektil tetapi tidak kita temukan. Kalau kita bisa temukan, kita pastikan dulu apakah itu benar proyekti, kalau memang proyektil, proyektil apa,” ujarnya.

Begitupun, sambungnya, Poldasu tetap memberikan bantuan perobatan kepada korban. Kalau keluarga berkenan, korban akan dipindahkan secepatnya ke RS Brimob untuk penanganan medis yang lebih baik lagi.

Kedel warga Jalan Ambai, Gang Kedaung, Medan Tembung, yang diketahui merupakan Ketua PAC LSM Pakar (Pembela Kemerdekaan Rakyat) Medan Tembung tampak terbaring di ranjang perawatan dan telah dilakukan operasi, Kamis (30/8) sekira pukul 21.00 WIB,  ditangani dr Said.

Mencari Proyektil

Sementara itu, pihak Dit Narkoba Polda Sumut dan sejumlah personel Brimob Polda Sumut, Dit Propam (Profesi & Pengamanan) Polda Sumut, personel Polresta Medan, serta DPD LSM Pakar Sumut melakukan olah tempat kejadian perkara (olah TKP, red) pascadugaan adanya peluru nyasar yang mengenai Kedel.

Dugaan sementara, peluru bersumber dari senjata milik personel Polda Sumut saat melakukan penggerebekan sarang narkoba.

Dalam olah TKP di Jalan Sering yang mendapatkan pengawalan tersebut menjadi perhatian warga sekitar. Olah TKP dilakukan dari depan hingga ke dalam rumah bandar narkoba, Icang tersebut.

“Saat itu petugas kita memang ada melepaskan tembakan peringatan, tapi tembakan peringatan itu dilakukan ke atas,” kata Dir Narkoba Polda Sumut Kombes Pol Andjar Dewanto, saat di lokasi kejadian ketika olah TKP, Jumat (31/8) sore.

Dijelaskannya, penggerebekan yang dilakukan polisi Kamis sore itu, pihaknya juga mendapat perlakuan beringas dari keluarga Icang dan masyarakat tapi tak ada melakukan tembakan ke bawah.

“Tak ada anggota yang melakukan penembakan ke bawah dan semua tembakan peringatan dari dalam dan bisa ditanyakan kepada wartawan yang ikut dalam penggrebekan itu. Bahkan wartawan saja menjadi korban,” akunya.

Seperti diketahui, penggerebekan oleh Direktorat Res Narkoba Poldasu mengamankan delapan orang dari TKP tersebut dan sempat mendapat perlawanan warga. Warga yang tak senang dengan kehadiran petugas kemudia melempari petugas yang berada di rumah Icang. Perlawanan mereda setelah personil Brimob Poldasu dan Shabara Polresta tiba di lokasi. Belum diketahui pasti dari mana peluru yang mengenai Darmansyah berasal.

Sementara itu, Kabid Propam (Profesi & Pengamanan) Polda Sumut Kombes Pol Iwan saat dilokasi juga mengaku, pihaknya belum bisa memastikan peluru tersebut karena sampai sorenya proyektil peluru belum ditemukan.

“Kita tak bisa mengada-ada itu peluru siapa. Kalau sudah ditemukan, maka akan kita beri tindakan tegas dan personel tersebut akan kita berikan sanksi,” ungkapnya.(YN/ACO)
sumber : http://harianandalas.com

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

1 Response to BELUM PASTI AKIBAT LUKA TEMBAK

  1. Pingback: psilocybe cubensis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *