ANGGOTA DPRK DIJEBLOSKAN KE PENJARA

LHOKSEUMAWE – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Utara M Saleh Mahmud dijebloskan ke penjara, Kamis, 30 Agustus 2012. Penahanan terdakwa korupsi dana Pekan Olahraga Provinsi (Perprov) Aceh XI tahun 2010 ini tindak lanjut dari perintah Pengadilan Tinggi Banda Aceh setelah Saleh Mahmud mengajukan banding atas putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Banda Aceh yang memvonisnya 15 bulan penjara.

Kepala Kejaksaan Negeri Lhoksukon Zairida ketika ditemui di gedung DPRK Aceh Utara, hari ini, membenarkan tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menangani perkara korupsi dana Porprov Aceh itu telah menahan terdakwa Saleh Mahmud.

Menurut Zairida, tim JPU dari Kejari Lhoksukon membawa terdakwa Saleh Mahmud ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kajhu Banda Aceh, Kamis sore. Sebelumnya, anggota dewan Aceh Utara dari Partai Serikat Indonesia (PSI) ini datang ke Kejari memenuhi panggilan JPU guna melaksanakan proses eksekusi penahanan.

“Pengadilan Tinggi menetapkan penahanan terdakwa Saleh Mahmud pada 24 Agustus lalu (setelah terdakwa mengajukan banding atas putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Banda Aceh). Pengadilan Tipikor memvonis terdakwa ini 15 bulan pidana penjara pada Juni lalu. Jadi, kemarin dia datang ke Kejari memenuhi panggilan kedua dan sekarang statusnya sebagai tahanan Pengadilan Tinggi,” kata Zairida.

Sebelumnya diberitakan, Kejari Lhoksukon menyidik anggota DPRK Aceh Utara M Saleh Mahmud dalam kapasitasnya sebagai Ketua Persiapan Kontingen Aceh Utara mengikuti Porprov Aceh XI tahun 2010 di Bireuen. Dalam berkas lainnya, penyidik memproses anggota DPRK Aceh Utara A Junaidi dalam kapasitas sebagai Ketua Harian KONI Aceh Utara.

Terdakwa Junaidi telah divonis oleh Pengadilan Tipikor Banda Aceh berupa pidana penjara selama 2,5 tahun pada Kamis, 24 Mei 2012. Terdakwa juga dihukum membayar uang pengganti Rp495,7 juta. Sehari sebelum sidang pembacaan putusan, hakim telah memerintahkan JPU agar menahan Junaidi.
sumber: http://waspada.co.id

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *