ANGGARAN SIMULATOR SIM 2011 SUDAH CAIR RP176 M

Agus diperiksa untuk tersangka Inspektur Jenderal Djoko Susilo.

VIVAnews – Direktur Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan, Agus Suprijanto, mengungkapkan anggaran proyek simulator SIM di Korlantas Mabes Polri dilakukan dalam tahun jamak. Untuk 2011, sudah cair Rp176 miliar.

“Yang 2011 ya Rp127 miliar dan Rp48 miliar. sekitar Rp176 miliar lah,” kata Agus usai diperiksa KPK, Jumat 31 Agustus 2012.

Agus menjelaskan, dana itu dicairkan oleh Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan atas pengajuan dari Satker yakni Korlantas Mabes Polri.

Menurut Agus, selama pemeriksaan, dia hanya dicecar mengenai mekanisme pencairan anggaran di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN). “Cuma soal itu saja,” ujarnya.

Agus diperiksa KPK sebagai saksi. Dia diperiksa untuk tersangka mantan Kepala Korlantas Mabes Polri Inspektur Jenderal Djoko Susilo.

Seperti diketahui KPK dan Polri masing-masing sudah menetapkan sejumlah tersangka. Namun, ada 3 orang yang ditetapkan menjadi tersangka di KPK dan Polri.

Polri mengklaim mengusut kasus ini sejak Mei 2012. Pada 31 Juli dan 1 Agustus Polri menetapkan lima orang menjadi tersangka. Mereka adalah Wakorlantas Brigjen Didik Purnomo, AKBP TF, bendahara Kompol L, serta dua orang dari swasta yakni BS dan SB.

KPK pun mengklaim mengusut kasus ini sejak Januari 2012. KPK meningkatkan kasus ini dari penyelidikan ke tahap penyidikan pada 27 Juli 2012 dengan menetapkan 4 tersangka. Mereka adalah mantan Korlantas Djoko Susilo, Wakorlantas Brigjen Didik Purnomo, serta dua orang dari swasta yakni BS dan SB.

Polri sudah menahan 4 tersangka yakni Brigjen Didik, AKBP TF, Kompol L di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. Polri juga sudah menahan pihak swasta BS di Rutan Bareskrim. Sedangkan tersangka SB saat ini masih menghuni LP Kebon Waru Bandung karena terjerat kasus dengan rekannya BS. (eh)
sumber : http://nasional.news.viva.co.id

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *