SETELAH LONGSOR, SIBOLGA-MEDAN MULAI LANCAR

TAPTENG (Waspada): Ratusan kendaraan tujuan Medan- Sobolga dan sebaliknya terjebak macat akibat terjadi longsor di ruas jalan lintas Sumatera (Jalinsum) di Km 18, Km 17 dan Km 16 Sibolga-Medan Senin sore (27/8) sekira pukul 17.15. Antrean kendaraan Sibolga menuju Medan dan sebaliknya lebih 6 Km.

Sementara, alat-alat berat dari Dinas PU Provinsi Sumatera Utara serta pihak yang menangani jalan nasional sangat minim, sehingga para pengendara terpaksa menginap di lokasi kejadian dan baru bisa dilewati, Selasa (28/8)  sekitar pukul 08.48. Lokasi longsor berada di tiga titik diantaranya, KM 18, KM 16 dan KM 7 Kec. Sitahuis.

Kasat Lantas Tapteng AKP Edi Sudrajad, yang berada di lokasi longsor kepada wartawan mengatakan, akibat longsor, arus lalu lintas menuju Sibolga- Medan dan Medan-Sibolga lumpuh total.

Edi Sudrajat  mengatakan, pihak Polres Tapteng baru mengetahui informasi longsor dari warga Senin (27/8) sekira  pukul 17.20.Saat itu, aparat Polres dan jajarannya langsung diterjunkan ke lokasi kejadian.

‘’Kami sempat kewalahan saat melakukan pengorekan dan penebangan kayu yang terjatuh di badan jalan akibat minimnya alat berat,’’ kata Edi.Namun, katanya, kerjasama antara Polres Tapteng, TNI, dinas terkait dan masyarakat berhasil menyingkirkan pohon yang mengganjal jalan.

Sementara, warga pengguna jalan yang terjebak longsor menyanyangkan kinerja pihak berwenang, terutama Dinas PU Provinsi dan Dinas Binamarga Tapteng yang terkesan lamban mendatangkan alat berat untuk mengangkut timbunan tanah longsor yang menutup badan jalan, dan menebang kayu yang jatuh di badan jalan

L br Tabarat, salah seorang warga pengguna jalan mengatakan, melihat lokasi jalan yang sangat rawan longsor seharusnya pihak dari Dinas PU Tapteng dan Provinsi membuat Posko untuk mengantisipasi terjadinya bencana, sehingga warga tidak harus menginap di sini.

Pantauan Waspada di lokasi kejadian,terlihat kurang lebih sepanjang 6 kilometer kendaraan berbagai jenis terjebak macat. Sementara, pihak Polres Tapteng sempat kewalahan mengatur arus lalu lintas. Sedangkan alat berat dari Dinas PU baru datang setelah kayu yang terganjal di jalan hampir selesai dipotong. (a24)
sumber: http://waspadamedan.com

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *