16 WARGA BINAAN BARU DI TANJUNG GUSTA TERINVEKSI HIV/AIDS

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Klinik Rumah Tahanan (Rutan) Tanjung Gusta Medan, yang menangani keluhan-keluhan penyakit yang dialami para warga binaan mencatat, saban hari pihaknya menerima laporan 80 orang berobat. Hal itu dikemukakan Sakti, salah seorang dokter yang bertugas di Klinik Tanjung Gusta Medan, Sabtu (1/9).

Sakti menjelaskan, dari 80 orang yang berobat ke pihaknya saban hari tetap didominasi penyakit-penyakit umum seperti Inpeksi Saluran Pernafasan (ISPA), penyakit kulit dan TBC. Sementara untuk penyakit khusus yang penanganannya harus dilakukan secara berkala masih menduduki peringkat kedua.

“Kalau untuk penyakit umum melapor ke kami setiap hari ada 50 orang. Sementara penyakit khusus ada sebanyak 30 orang. Saya pikir semua Rutan di Indonesia ini mengalami hal serupa. Over kapasitas yang terjadi di setiap blok, membuat penyakit-penyakit dengan mudah datang,” ungkapnya.

Lanjut Sakti, selain menemukan penyakit tersebut pihaknya baru-baru ini menemukan adanya warga binaan yang terjangkit virus HIV/AIDS sebanyak 18 orang. Dan jika dikalkulasikan sejak Januari-Agustus 2012, terdapat 40-an warga binaan yang terinfeksi virus tersebut.

Meski demikian, Sakti berpendapat sulitnya virus HIV/AIDS menular menyebabkan pihak Rutan tetap menggabungkan warga binaan yang terinfeksi dengan warga binaan lainnya. Apalagi katanya, HIV/AIDS sendiri hanya bisa menular melalui darah dan hubungan kelamin, sehingga tidak ada perlakukan khusus yang diberikan kepada mereka.

“Mereka tetap kita pantau. Reguler warga binaan yang terkena HIV/AIDS pun diberikan beberapa obat untuk ketahanan tubuhnya. Hampir disetiap blok terutama kasus narkoba terdapat warga binaan yang terjangkit virus itu. Tetapi karena penyakitnya sendiri susah menular mereka tetap bergabung dengan warga binaan lain,” ungkapnya.(Irf)
sumber: http://medan.tribunnews.com

This entry was posted in Berita, Informasi Kesehatan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *