DEMAM BERDARAH MENGINTAI

MEDAN – Masyarakat diingatkan kembali untuk mewaspadai demam berdarah yang bisa setiap saat menyerang siapa pun. Kapan saja dan di mana saja bisa kena. Terutama saat cuaca tak menentu akhir-akhir ini.

Direktur Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang (P2B2) Kementrian Kesehatan RI dalam kegiatan Asean Dengue Day, di Medan, mengingatkan lagi bahwa waktu gigitan nyamuk aides aegypti terjadi dua kali sehari, yakni pukul 08.00 hingga 11.00, dan 15.00 hingga 18.000.

Di antara waktu hisap, nyamuk-nyamuk beristirahat di antaranya baju yang digantung dan handuk basah. Virus demam berdarah baru muncul pada korban satu hingga dua minggu kemudian saat korban demam. “Saat pasien demam, ia digigit nyamuk bisa satu minggu atau sepuluh hari lalu,” kata Dr Rita Kusriastuti, MSc Direktur Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang (P2B2) Ditjen P2PL Kemenkes RI, hari ini.

Pasien demam selama tujuh hari. Trombosit akan turun pada hari ketiga dan kelima. Setelah hari kelima trombosit akan naik, atau jika kondisi tubuh buruk, pada hari kelima trombosit turun dan bisa menyebabkan kematian.

“Pasien bisa diberikan jus jambu, intinya adalah pasien jangan kekurangan cairann” kata Rita. Demam berdarah bisa dicegah dengan selalu memberantas sarang nyamuk. Dan itu tidak bisa dilakukan sendirian.

Selain dimulai dari rumah dalam melakukan pemberantasan sarang nyamuk, para jumantik juga sangat efektif menurunkan angka kesakitan akibat demam berdarah. Ini terbukti pada tahun 2009, angka kesakitan mencapai 150.000 kasus, turun jadi 75.000 kasus tahun 2010 salah satunya karena jasa para juru pemantau jentik atau Jumatik.

Dr Rita menjelaskan dalam menangani kasus demam berdarah hanya perlu bermain dengan cairan, saat terjadi kebocoran harus banyak minum, tapi saat kebocorannya sudah selesai maka dalam waktu 2×24 jam asupan cairan harus dikurangi.

Berikut ini beberapa hal yang bisa dilakukan sebagai bentuk pertolongan pertama terhadap penderita demam berdarah yaitu:
1. Memberikan minum sebanyak mungkin.
2. Kompres agar panasnya turun.
3. Memberikan obat penurun panas.
4. Jika dalam waktu 3 hari demam tidak turun atau malah naik segera bawa ke rumah sakit atau puskesmas.
5. Jika tidak bisa minum atau muntah terus menerus, kondiai bertambah parah, kesadaran menurun atau hilang maka harus dirawat di rumah sakit.

Demam berdarah adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan oleh nyamuk aedes aegypti. Penderita biasanya mengalami panas tanpa sebab yang jelas dan disertai tanda-tanda pendarahan sekurang-kurangnya kadar trombosit kurang dari 100.000/mm3.(dat03/antara/wol)
sumber: http://waspada.co.id

This entry was posted in Berita, Informasi Kesehatan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *