MAYAT KORBAN PEMBUNUHAN DI HOTEL BH MASIH MISTERI

IMANUEL SITEPU. DELITUA. Siapa korban dan pelaku pembunuhan perempuan di Hotel BH kembali kabur. Ada 2 keluarga mengakukan korban adalah anggota keluarganya; yaitu Siti Sundari warga Jl S. Parman Gg Soor, Medan (mengaku kakak kandung korban bernama Sunita alias Ita Boneng) dan pemuda tanggung bernama Ipan (16) warga Jl. Eka Warni Kecamatan Medan Johor (mengaku korban adalah ibunya bernama Elida Hasibuan (42) alias Ida).

Saat Sora Sirulo menyambangi kediaman orangtua Ipan di Jl Eka Warni IV Medan Johor, terlihat keluarga besar Ipan masih belum percaya kalau Ida tewas dibunuh di hotel oleh orang yang sangat dikenalnya.

Ipan juga menuturkan, ibunya meninggalkan rumah dengan Adi (35) yang tak lain adalah bekas adik ipar Ida. Menurut bungsu dari 4 bersaudara ini, mayat itu jelas sekali adalah ibunya, diamini oleh keluarga yang ada di rumah itu.

“Aku sangat kenal dengan helm yang dipakainya itu. Setiap hari aku pakai ke sekolah. Juga bajunya itu aku kenali sekali. Saat pergi, ibu memakai baju itu,” ujar Ipan.

Salah seorang adik kandung Ida yang mengaku tinggal di Jl. Turi, Medan mengatakan: “Kalau aku lihat poto yang ditunjukkan Polisi itu, aku sangat yakin kalau korban itu adalah kakak kandungku. Aku lihat dari giginya yang sebelah atas kanan ompong dan bentuk alis matanya itu,” ujar pria berbadan tegap ini tanpa mau menyebutkan namanya.

“Aku juga tak menyangka, kalau korban tewas dibunuh. Setauku, dia tak memiliki musuh. Orangnya juga baik, ramah dan sayang sama anak-anaknya,” ujarnya sambil menahan air matanya yang mau jatuh.

Namun sayang saat ditanya tentang suami korban yang bernama Surya, keluarga korban mengatakan kalau Surya berada di luar mencari keberadaan pelaku yang mereka curigai itu.

Kapolsek Delitua Kompol SP Sinulingga melalui Kanit Reskrim AKP Semion Sembiring saat dikonfirmasi mengatakan: “Sekarang masih kita lakukan penyelidikan tentang orang yang dilaporkan keluarga korban. Kalau memang benar nanti korban itu Ida kita akan lebih mudah menangkap pelakunya, karena sudah ada yang diduga kuat sebagai pelaku pembunuhannya. Identitasnya sudah diketahui,” ujar Semion.

“Kita belum melakukan pemeriksaan DNA terhadap kedua keluarga yang mengaku sebagai Keluarga korban, karena masih kita kuatkan admistrasi tentang jenazah korban, baik itu bukti-bukti, barang yang dikenal oleh keluarganya, dan ciri-ciri yang keluarga sebutkan ke kita. Kalau masalah tes DNA kita akan lakukan jika orang yang kita curigai tak terbukti sebagai pelaku pembunuhan itu,” ujar Semion mengakhiri.
sumber : http://www.sorasirulo.net

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *