OBJEK WISATA BERASTAGI DIPADATI WISATAWAN LOKAL

Medan, 25/12 (ANTARA) – Objek wisata alam Berastagi di Kabupaten Karo sejak Sabtu (24/12) mulai dipadati wisatawan lokal Sumatera Utara, terutama dari Kota Medan dan sekitarnya.

“Satu hari menjelang libur dalam merayakan Natal, kawasan wisata Berastagi mulai ramai dipadati wisatawan lokal,” kata sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Karo, Karya Karo-karo kepada ANTARA di Medan, Minggu.

Sebagian besar wisatawan yang berlibur di Berastagi, lanjut dia, menghabiskan masa libur mereka di kawasan wisata di dataran tinggi Karo itu berkisar antar dua hingga tiga hari.

Peningkatan arus kunjungan wisatawan tersebut turut membuat tingkat hunian hotel dan penginapan di Berastagi dan sekitarnya naik hingga mencapai rata-rata 90 persen.

“Sejak kemarin hampir seluruh kamar hotel dan penginapan di Berastagi dan sekitarnya saat ini sudah terisi,” kata Karya.

Dia membenarkan, sejumlah pengusaha hotel dan penginapan di Berastagi dan sekitarnya memanfaatkan momentum musim libur dalam rangka Natal dan Tahun Baru 2012 tersebut untuk menaikkan tarif kamar.
Sementara itu sejumlah pengunjung lain yang tidak menginap, berlibur ke Berastagi menikmati pemandangan alam dari kawasan Bukit Gundaling.

Untuk memasuki kawasan Bukit Gundaling, Dinas Pariwisata Karo mewajibkan setiap pengunjung membayar retribusi rata-rata Rp3.000 per orang.

Lonjakan arus pengunjung ke kawasan wisata yang berjarak sekitar 65 kilometer dari Kota Medan itu belum menimbulkan kemacetan lalu lintas secara berarti, karena kondisi badan jalan raya dari Medan ke Berastagi kini relatif mulus.

Dia memperkirakan arus wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Karo, termasuk Berastagi selama musim libur Natal 2011 hingga menjelang Tahun Baru 2012 meningkat dibanding tahun 2010.

Khusus dalam rangka menyemarakkan malam pergantian tahun, beberapa hotel berbintang di Berastagi telah menyiapkan beragam paket acara hiburan dengan tarif bervariasi.

“Hingga menjelang Tahun Baru 2012, arus wisatawan yang berlibur ke Berastagi diprediksi meningkat dibanding periode sama tahun 2010. Sejumlah kamar hotel juga sudah habis dipesan,” ujar dia.

Selama tahun 2010, Berastagi dikunjungi sebanyak 530.267 wisatawan domestik dan 4.463 orang turis mancanegara.

Berastagi yang terletak di dataran Tinggi Karo memiliki alam pegunungan dengan udara yang sejuk dan berbagai keindahan dan dayatarik wisata.

Posisi Kota Berastagi yang strategis dapat dijadikan pintu gerbang perjalanan wisata ke daerah lain di Sumatera Utara.

Selama tahun 2010, Berastagi dikunjungi sebanyak 530.267 wisatawan domestik dan 4.463 orang turis mancanegara.

Kabupaten Karo adalah satu dari 150 daerah kawasan wisata di Indonesia yang dipilih pemerintah untuk dikembangkan.

Dalam rangka pengembangan kawasan wisata di Kabupaten Karo dan termasuk Berastagi, pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tahun 2012 akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp30 miliar.***5***(PSO-197)(Ant)

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo, Jelajah Objek Wisata Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *