SEPASANG SELINGKUHAN DITEMUKAN WARGA HENDAK BUANG BAYI KE JURANG

IMANUEL SITEPU. KUTALIMBARU. Warga Dusun Lau Cal-cal Desa Pasar X (Kecamatan Kutalimbaru), mendadak heboh. Seorang ibu muda T (34) warga Jl. Setia Budi Komplek Perumahan Setia Budi Raya diduga bersama selingkuhanya DK (27) warga Kelurahan Tanah Tinggi (Kecamatan Binjai Timur) yang merupakan security di Komplek Perumahan Setia Budi Raya ditemukan warga berada di tepi jurang Tikungan Jaerat desa tersebut (Jumat 23/12 sekira Pkl. 07.30 pagi).

Informasi yang dihimpun di Mapolsek Kutalimbaru menyebutkan, pagi itu, T dan DK datang dari Medan menuju Desa Pasar X dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio warna Hitam BK 4392 RAC. Mereka berhenti di tikungan itu. Sesampainya di TKP, kedua pasangan ini berhenti sambil memakan mie yang dibawanya dari Medan.

Selesai itu, mereka mendekati bibir jurang dan mengayunkan bayi berusia 5 bulan berjenis kelamin perempuan yang mereka bawa dari kediamannya. Tanpa disadarinya 2 warga setempat melihat aksi mereka dan melaporkannya ke Kepala Desa Pasar X Jaya Ginting. Mendapat informasi tentang kedua orang itu, sang Kades melaporkannya ke Mapolsek Kutalimbaru. Medapat info petugas Reskrim unit Kutalimbaru pun langsung bergerak ke lokasi yang di sebutkan Jaya Ginting. Setibanya di TKP Polisi mengamankan keduanya dan memboyongnya ke Maposek Kutalimbaru guna pemeriksaan lebih lanjut.

T saat diwawancari wartawan di Mapolsek Kutalimabaru mengatakan: “Kami ke sana karena tersesat. Dia (D) aku yang ngajak karena aku ingin jalan-jalan. Sebelum sampai di sana kami sempat singgah di salah satu warung mie di kawasan Setia Budi dan membeli 2 bungkus. Sampai di sana, kami makan mie yang kami beli tadi. Aku di tepi jurang itu bukan mau membuang anakku itu,” ujar ibu 6 anak ini.

“Aku enggak nyangka akan ditangkap Polisi. Padahal aku bukan mau membuang anakku, nanti kan marah suamiku di rumah,” ujar T mengakhiri.

Edi S Ginting dan Iwan Ginting warga yang melihat aksi mereka saat ditanya mengatakan: “Kami boncengan mau ke atas. Pas saat itu kami lihat mereka berhenti di sebelah kiri. Kira-kira 30 menit kemudian kami balik mau ke Pancurbatu, dan kami melihat mereka sudah berdiri di tepi jurang Embang Jaerat, dan mengayunkan anaknya pakai tangan. Karena kami takut dia mau membuang anaknya kami pun melapor ke Kades,” ujar kedua pria ini.

Kapolsek Kutalimbaru AKP Robinson Surbakti SH saat dikonfirmasi membenarkan kejadian. “Memang ada kita amankan sepasang pria dan wanita dari Desa Pasar X yang dicurigai masarakat ingin membuang bayi. Namun, setelah kita periksa, mereka tak terbukti melakukan yang dituduhkan masarakat. Si wanita mengaku kalau anak yang dibawanya itu anakanya. Jadi, mereka kita pulangkan setelah keluarganya datang menjemputnya ke sini,” ujar Robinson.
sumber : http://www.sorasirulo.net

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *