SUMBAR MILIKI 35 PENANGKAR KOMODITAS ANDALAN

MedanBisnis – Padang. Dinas Perkebunan Sumatera Barat (Sumbar) dewasa ini telah memiliki sebanyak 35 unit penangkar komoditas andalan untuk memasok bibit berkualitas bagi petani di daerah itu.
“Sehubungan dengan itu kita sudah mengimbau masyarakat agar jangan sampai membeli bibit sawit, kakao dan karet yang tidak memiliki sertifikat dari instansi berwenang,” kata Kepala Dinas Perkebunan Sumbar Fajaruddin di Padang, Selasa (20/12).

Menurut dia, keberadaan penangkar bibit komoditas andalan sejak dua tahun terakhir cukup membantu dalam memenuhi permintaan masyarakat, sehingga tidak banyak mendatangkan dari luar daerah. “Karena bibit kelapa sawit, karet, kopi dan kakao yang datang dari luar daerah belum tentu diproduksi dari penangkar yang legal,” katanya.

Karena itu, menurut dia, Disbun Sumbar terus meningkatkan pengawasan terhadap penyaluran bibit komoditas perkebunan guna menekan beredarnya bibit tidak bermutu atau palsu di tengah-tengah masyarakat.

“Bibit tanpa label sertifikat resmi tidak boleh disalurkan ke masyarakat. Jika ada yang ditemukan pasti dimusnahkan,” ujarnya.

Kendati demikian, petani juga perlu mengetahui cara membedakan bibit palsu dengan asli, salah satunya pada label penangkarnya. “Soalnya, banyak juga penjual yang menjajakan bibit komoditas berlabel penangkar ilegal,” kata Fajaruddin.

Menurut dia, jika masyarakat tetap membeli dan menanamnya dipastikan akan mengalami kerugian, bahkan produksi merosot sampai 50% dibandingkan jika menggunakan bibit asli. “Kita terus mendorong masyarakat agar menggunakan bibit berkualitas, supaya produktivitas tanaman yang dikembangkan mencapai 80 persen,” jelas Fajaruddin.

Langkah Disbun Sumbar mendorong meningkatkan produktivitas tersebut yakni menyalurkan bibit komoditas berkualitas secara gratis ke kelompok petani. Dalam tahun ini telah disalurkan bibit komoditas kakao dan jenis lainnya sebanyak 1,2 juta batang.

Bantuan bibit diprioritaskan pada kelompok yang sudah ditetapkan dalam program Gerakkan Penyejahteraan Petani (GPP) sebanyak 124 kelompok dan sudah hampir tersentuh 100%. “Kelompok GPP mininal memiliki tiga usaha tani, makanya Disbun, Disnak, Dinas Kelautan dan Perikanan mengintegrasikan programnya ke mereka,” ujarnya. (ant)
sumber: http://www.medanbisnisdaily.com

This entry was posted in Berita, Informasi AgriBisnis, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

1 Response to SUMBAR MILIKI 35 PENANGKAR KOMODITAS ANDALAN

  1. Pingback: track 1,2 + Pin shop

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *