TIDAK MAU DIAJAK CURANG, BARUS DITEMBAK REKAN KERJA

IMANUEL SITEPU. DELITUA. Nasib sial dialami Wahidin Barus (31) warga Jl. Jamin Ginting Gg Maju. Pria yang bekerja sebagai pemborong ini dihajar oleh rekan kerjanya sendiri yang berinisial BS (38), hanya gara-gara Wahidin Barus tidak mau diajak curang dalam kerjaan. Akibatnya, Barus (panggilan Wahidin Barus) mengalami luka memar di bagian wajah serta sejumlah bagian tubuhnya. Parahnya lagi, tersangka sempat menembakkan senjata api ke korban. Beruntung korban dapat menghindar.

Informasi dihimpun Sora Sirulo, peristiwa itu terjadi Selasa (13/12) sekira Pkl.l 09.00 di Jl. Flamboyan Kelurahan Tanjung Selamat, di sebuah rumah Perumahan Wakiki Blok F. Pagi itu, Barus ditelepon oleh seorang berinisial EG selaku pemilik rumah. Setibanya di sana, ternyata tersangka BS sudah di rumah itu. Dari pertemuan itu, BS mengajak Barus berbuat curang dalam proyek yang tengah mereka kerjakan.

Karena tidak mau dengan ajakan BS, Barus dan BS pun terlibat cekcok yang akhirnya berhujung dengan adu fisik. Mungkin kalah atau tidak kuat lagi melawan Barus, tiba-tiba BS mengeluarkan sejanta api jenis pistol yang terselip di pinggangnya lalu menembakan senjata itu ke arah Barus. Beruntung nasib berkata lain, Barus yang berjarak cukup dekat dengan BS kala itu, tidak terkena peluru yang ditembakan BS. Mengetahui nyawanya terancam, spontan Barus melarikan diri dan meninggalkan tempat kejadian.

Atas kejadian itu, Barus yang ditemani salah seorang temannya pun membuat pengaduan ke Polsekta Delitua, Selasa (13/12) sekira Pkl. 14.00. Namun, dalam laporan Polisi yang dibuat Barus tersebut, tidak dituliskan perihal dirinya sempat ditodong dan ditembak mengunakan senjata jenis pistol oleh BS. Di dalam laporan yang dibuat Barus, hanya dituliskan pasal 351 atas kasus penganiayaan saja. Keterangan Barus sempat ditembak oeh BS, hanya disampaikan Barus kepada petugas SPK sebelum laporan Polisi yang hendak dibuat barus diketik dan diterima secdara resmi oleh Polisi.

Kapolsekta Delitua Kompol SP Sinulingga yang coba dikonfirmasi via telepon, tidak kunjung mengangkat telepon selulernya. Bahkan Kanit Reskrim AKP S Sembiring yang juga dikonfirmasi via telepon mengaku tidak mengetahui adanya laporan tersebut.
sumber : http://www.sorasirulo.net

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *