SUMUT DUDUKI RANKING 10 TERJANGKIT HIV/AIDS DI INDONESIA

MEDAN ( Berita ) :  Sumatera Utara (Sumut) menduduki ranking 10, jumlah orang  terjangkit HIV/AIDS (ODHA) diIndonesia. Bahkan, Medan Plus yang menangani khusus penderita HIV/AIDS dan narkoba, hingga November 2011, telah mendampingi  sebanyak 306 orang ODHA.

Demikian  diungkapkan TimAsistensi Komisi Penanggulangan  AIDS Pemprovsu, EbanTotonta Kaban didampingi Wakil Dekan III FISIP UMA Drs Bahrum Jamil MAP, Rabu (14/12) di sela-sela peringatan Hari AIDS  se Dunia, di Gelanggang Mahasiswa Kampus UMA Jalan Kolam Medan Estate.

Peringatan Hari AIDS se-Dunia itu diselenggarakan Pemprovsu bekerjasama dengan UMA dan LSM Medan Plus. Menurut Kaban masih banyaknya masyarakat  tertular HIV/AIDS, faktor utama penyebabnya karena kurangnya pengetahuan entang HIV dan AIDS (ODHA). Usia 24 – 34 tahun  sangat rentanterkena penularan HIV/AIDS.

“Untuk itulah kita memberikan informasi berupa pengetahuan soal HIV/AIDS kepada mereka yang belum terkena  terutama mereka di usia 15 – 24 tahun,” katanya. Dijelaskannya, penderita HIV/AIDS semakin bertambah karena ketidaktahuan atau kurangnya pengetahuan  tentang HIV/AIDS.

Medan Plus sendiri, sejak berdiri tahun 2003 hingga tahun 2011, telah mendampingi 2.153 penderita HIV/AIDS. Sebab itulah, katanya, informasi mengenai HIV/AIDS harus sudah diberi sejak usia 15 – 24 tahun agar masyarakat memahaminya.

Menurut Kaban  pada umumnya penyebab penularan HIV/AIDS dikarenakan oleh hubungan seksual dan penggunaan jarum suntik yang tidak steril. Penularan itu  melalui cairan darah, air susu ibu, dan cairan kelamin.

“Penggunaan pisau cukur yang tidak steril, jarum suntik, sikat gigi merupakan salah satu media yang bisa menyumbang penularan,” ujarnya .Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UMA, Ir Zulheri Noer MP mengatakan UMA konsern dan peduli terhadap persoalan HIV/AIDS sebab katanya epedemi HIV/AIDS bukan tanggung jawab pemerintah saja.

Karena itu kegiatan memperingati hari AIDS di UMA dikemas dengan menarik dengan kolaborasikan unsur edukasi dan hiburan sehingga bisa dicerna oleh mahasiswa dan kalangan pelajar yang hadir.

Sementara Gubsu yang membuka acara tersebut diwakili Kasubbag Kesehatan Binsos Pemprovsu, Toras Syafwan Nasution mengatakan sampai saat ini persoalan HIV/AIDS menjadi hal penting yang harus diperhatikan pemerintah.

“Pemprovsubersama masyarakat telah me-lakukan berbagai upaya untukmenekan laju epidemi HIV/AIDS dengan melakukan sosia-lisasi bahaya HIV/AIDS. Dengandemikian, diharapkan adanyapenurunan jumlah penularanHIV/AIDS terutama di kalangangenerasi penerusbangsa,” ka-tanya.(WSP/m49)
sumber: http://beritasore.com

This entry was posted in Berita, Informasi Kesehatan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *