DESA AEK POPO MENDAPAT RUMAH PINTAR

Merek, (Analisa). Masyarakat Sipituhuta, khususnya Desa Aek Popo/ Pancurbatu Kecamatan Merek, Kabupaten Karo bersukacita dan terharu, mereka merasa mendapat kado Natal dalam menyambut Hari Kelahiran Tuhan Yesus Kristus Tahun 2011 ini.
Pasalnya, warga Sipituhuta mendapat perhatian dari elemen anak bangsa Indonesia untuk dijadikan lokasi pelaksanaan program kerja para mahasiswa yang tergabung dalam Perhimpunan Indonesia National University of Singapura (PINUS) Tahun 2011 membangun 1 unit rumah pintar di Desa Aek Popo/ Pancurbatu, dengan fasilitas lengkap buku pelajaran sekolah dan buku umum, komputer dengan fasilitas internet, televisi, DVD player dan permainan edukatif bagi anak-anak.

Di samping pembangunan fisik, para mahasiswa juga memberikan penyuluhan bidang pendidikan, kesehatan dan pertanian bagi warga masyarakat, walaupun hanya dalam kurun waktu satu minggu.

Keberadaan mereka yang berinteraksi langsung dengan warga kampung terlihat penuh sukacita, bahkan tanpa sungkan dan melepaskan diri dari rasa nyaman di keluarga dan keberadaan status masing-masing tanpa pandang warna kulit, suku maupun agama, sangat dirasakan berarti dan berdampak dalam memberikan semangat hidup berbangsa dan bernegara para masyarakat desa.

Hal ini diakui warga desa diwakili Kepala Desa Aek Popo/ Pancurbatu, St Sahei Maranatha Munthe yang merasa terharu atas kepedulian anak bangsa di wilayah tugasnya, disaksikan Gembala Gereja GKPS Aek Popo/Pancurbatu Pdt Nirmala Ch Sinaga,STh, Praeses GKPS Distrik 3 Simas/ Tanah Karo/ Dairi Pdt Yusni H Saragih MTh, Direktur RSU GKPS Bethesda Saribu Dolok dr Birma Saragih, Pengurus Komunitas KomPaK Pers Karo, ratusan warga masyarakat yang bersimpati pada acara peresmian dan penyerahan rumah pintar kepada warga masyarakat di Desa Aek Popo/Pancurbatu, Jumat (9/12) dan acara seremoni di losd desa.

Beri Semangat

“Dengan pelaksanaan karya peduli elemen anak bangsa Indonesia ini, memberikan semangat rasa bangga dan kecintaan kami sebagai Bangsa Indonesia, karena selama ini kami merasa tidak menjadi perhatian sebagai bagian nusantara negeri tercinta akan polesan pembangunan yang telah merdeka selama 66 tahun lamanya,”ujar Munthe.

“Kami ucapan terimakasih kepada para elemen mahasiswa PINUS yang beranggotakan 800 orang, ” katanya.

Pimpinan rombongan Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Singapura Kelvin Timotius didampingi Dulfinch, Harry mengatakan, perhimpunan PINUS beranggotakan sebanyak 800 orang, namun yang ikut melaksanakan kegiatan di Desa Aek Popo sebanyak 22 orang.

Pihaknya juga mengucapkan terimakasih, khususnya kepada Gembala GKPS Aek Popo/ Pancurbatu Pdt Nirmala CH Sinaga STh, karena telah menjadi jembatan komunikasi pelaksanaan program itu.

Demikian juga kepada perangkat desa, St Sahei Maranatha Munthe, panitia pelaksana St Saul Girsang, tokoh adat/ masyarakat, pemuda dan kaum perempuan.

Disebutkan Kelvin, program ini merupakan wujud nyata kepedulian mahasiswa Indonesia di PINUS, yang ingin menyalurkan rasa kepedulian kepada tanah air pada daerah terpelosok/ terpencil.

“Bahkan, program Misi Kami Peduli (MKP) tahun 2011, merupakan tahun kelima karya nyata bagi negeri NKRI,” ujarnya.

Keberadaan kami dalam Tim MKP dalam program nyata berupa, perkenalan berbagai jenis pekerjaan, pendidikan english workshop, pengarahan minat murid SD, SMP, penyuluhan kesehatan, bidang pertanian dan membangun 1 unit rumah pintar dengan fasilitas lumayan didukung internet dan audio visual, meningkatkan kreatifitas anak murid dan putus sekolah, dan dapat menjadi sarana pembelajaran pengetahuan alternatif yang dibuka untuk umum, ujar Kelvin.(ps)
sumber: http://analisadaily.com

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Berita Pilihan, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

1 Response to DESA AEK POPO MENDAPAT RUMAH PINTAR

  1. rumah dijual says:

    Alhamdulilah klo di desa terpencil seperti itu sudah ada rumah pintar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *