BAYI PEREMPUAN DITINGGAL DI GUBUK

KARO- Seorang bayi malang, jenis kelamin perempuan ditinggal di sebuah gubuk di perladangan  Juma Jahe, Desa Aji Julu, Kecamatan Tiga Panah, Sabtu (10/12). Bayi yang diperkirakan baru lahir itu masih masih lengkap dengan ari-arinya itu.

Bayi malang itu pertama kali ditemukan pemilik ladang, Basingen Sembiring. Bayi itu ditemukan Basingen secara tidak sengaja, ketika berjalan menuju gubuknya, terdengar suara tangisan bayi.

Setelah mencari tahu asal suara,  Basingen, melihat sesosok bayi mungil terbalut ari-arinya di atas sehelai kain sarung.
Awalnya, dia curiga. Setelah yakin, anak tersebut ditinggal begitu saja oleh orang tuannya. Dia lantar memberi tahu istrinya dan melaporkan  temuan  itu kepada Kepala Desa (Kades) Aji Julu, Matius Perangin-angin.Matius Perangin-angin langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Kapolsek Tiga Panah AKP L Ambarita didampingi Kanit Reskrim  Dokan Ginting, Senin (12/12) kepada wartawan mengatakan, dugaan sementara bayi tersebut merupakan hasil hubungan gelap. Untuk sementara bayi itu dititipkan di Puskesmas Aji Julu untuk mendapat perawatan. (wan)
sumber: http://www.hariansumutpos.com

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *