PNPM ATASI JALAN KAWASAN TERMINAL

Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perkotaan (PNPM-MP) ternyata sangat dirasakan masyarakat. Itu sejalan dengan dilakukannya pengerasan badan Jalan Taruna-45 sepanjangg 250 meter di lingkungan terminal, Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu.

Sebelumnya warga di sana selalu menge­luhkan buruknya fasilitas umum. Se­perti banyaknya jalan berlubang yang ukurannya lumayan besar. Kini, dengan anggaran yang bersumber dari pusat program PNPM-MP, warga tidak lagi bakal merasakan keluhan itu. “Terima kasih kepada pengurus PNPM-MP, jalan kami sudah gampang dilalui,” sebut Ajis Matondang, Minggu (11/12).

Dikatakan warga yang berdekatan dengan Terminal Terpadu Padang Bulan kepada Jurnal Medan usai kegiatan gotong-royong, dulunya hampir sepanjang jalan digenangi air dan Lumpur. “Dulu kedalaman lubang men­capai 40 centimeter. Kalau turun hu­jan jalan ini sulit dilalui kendaraan,” tam­bahnya.

Koordinator LKM Bina Karya Ke­lurahan Padang Bulan Buchary Rahman F didampingi Sekretarisnya Sahdan Saibani Rambe serta Kepala Lingkungan Terminal Pangadilan Hasibuan menye­but­­kan, kehadiran PNPM diharapkan da­­­pat menampung keluhan warga.  “Hara­­pan kita keluhan warga dapat d­tam­pung dan teratasi dengan cara melibat­kan mereka yang notabene penerima manfaat. Kita ucapkan terima kasih ke­pada Pemkab Labuhanbatu atas du­kungan­nya,” ujar Buchary.

Disinggung tentang bakal ber­akhir­nya program tersebut pada tahun 2014 mendatang, pihaknya hanya berharap kepada pemerintah pusat satu keputusan yang menegaskan akan terus me­lak­sanakan program tersebut.

“Dana yang dipakai jika dibanding de­ngan pengerjaan proyek yang dana­nya dari APBD sangat jauh berbeda. Kami lihat partisipasi masyarakat cu­kup ba­gus menyambut program ini. Na­mun masih ada sejumlah usulan dari masya­rakat kepada kita yang belum da­pat direalisasikan mengingat keterba­tasan dana. Kami berharap warga ber­sabar menunggunya,” tambah Buchary lagi.

Pantauan Jurnal Medan, jalan yang sebelumnya rusak parah kini bakal dikeraskan. Tinggi badan jalan di beberapa titik rawan hampir mencapai 30 centimeter. Bentangan material pasir batu (sirtu) sudah terlihat di sepanjang 300 meter jalan itu. Sedangkan lantai jalan dilapisi dengan batu Vitrun dan sebagian dilapisi batu koral.
sumber:http:// medan.jurnas.com

This entry was posted in Berita, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *