DITERIAKI MALING 2 TERSANGKA PENGGELAPAN BONYOK

IMANUEL SITEPU. DELITUA. Apes bagi kedua pria ini, Supriyanta Sinulingga (31) warga Kutalimbaru dan Ziko Maradona (28) warga Marindal. Kedua tersangka ditenggarai terlibat dalam penggelapan sebuah mobil Avanza dan akhirnya babak belur dihajar massa setelah keduanya diteriaki maling oleh korban, Yudi Afif (35) warga Jalan Bromo Gang Jermal.

Kejadian tersebut terjadi Kamis (8/12) sekira Pkl. 10.00 di kawasan yang berada tidak jauh dari rumah salah seorang tersangka, Supriyanta Sinulingga di Kutalimbaru. Informasi yang diterima, sebelumnya Ziko Maradona merental sebuah mobil Avanza pada Yudi Afif. Dalam transaksi yang terjadi di kawasan Jl. Alfalah tersebut, Ziko membayar sebesar Rp 1,2 juta pada Yudi sebagai bayaran sewa mobil selama 5 hari.

Setelah waktu pemakaian mobil usai, Ziko malah menghilang bahkan ponselnya tidak bisa dihubungi. Hingga Kamis (8/12) pagi, Yudi menemukan Ziko di kawasan Kecamatan Biru-biru. Dari sana, Ziko mengaku kalau dirinya sudah menggadaikan mobil tersebut kepada Supriyanta dengan harga Rp 20 juta. Yudi dan Ziko pun bersama-sama mendatangi kediaman Supriyanta. Setelah ketiganya bertemu, giliran Supriyanta yang mengaku kalau mobil tersebut sudah digadaikannya pada seseorang yang tinggal di kawasan Padang Sidempuan, Tapanuli Selatan dengan harga Rp 25 juta.

Keterangan keduanya (Ziko dan Supriyanta) lantas saja membuat berang Yudi. Spontan, Yudi menarik kedua tersangka dan bermaksud menyerahkannya ke Polisi. Mengetahui akan dipolisikan, kedua tersangka mencoba melarikan diri. Korban meneriaki kedua tersangka dengan kata “maling”.

Warga yang mendengar, langsung menangkap kedua tersangka dan tanpa banyak kata langsung menghakimi keduanya hingga babak belur.

Kapolsekta Delitua Kompol SP Sinulingga melalui Kanit Reskrim AKP S Sembiring membenarkan penahanan terhadap kedua tersangka. Saat ini kedua tersangka masih menjalani pemeriksaan dan bila terbukti keduanya akan dijerat pasal 370, 378 dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

“Benar kita sudah menahan kedua tersangka penggelapan dan saat ini keduanya masih kita periksa. Bila terbukti, keduanya diancam hukuman 5 tahun penjara,” ujar Sembiring.
sumber : http://www.sorasirulo.net

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *