PEMILIK 227 GRAM SABU-SABU DIVONIS 8 TAHUN PENJARA

Kabanjahe, (Analisa). Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Kabanjahe menghukum terdakwa Ramadhan alias Madan (34), warga Jalan Cut Nyakdin Lingkungan V Kelurahan Kota Cane Babusalam, Kabupaten Aceh Tengara, delapan tahun penjara dalam sidang kasus kepemilikkan 227 gram sabu sabu, Kamis (8/12).
Selain menghukum selama delapan tahun, terdakwa juga didenda Rp1 miliar, subsider 4 bulan kurungan.

Amar putusan yang dibacakan Ketua Majelis Hakim Sri Kuncoro SH didampingi kedua anggotanya R.L Tobing SH dan Katharina.M.Siagian SH itu, lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum Evvi Fitria SH yakni, 12 tahun penjara pada persidangan sebelumnya.

Terdakwa dinyatakan bersalah, kerena terbukti secara sah berdasarkan bukti dan fakta di persidangan serta keterangan saksi-saksi, terdakwa melanggar Pasal 114 Undang-Undang No 35 tahun 2009 tentang narkotika dan melanggar peraturan pemerintah tentang pemberantasan narkotika dan perbuatan terdakwa dapat merusak generasi penerus bangsa.

Mengenai barang bukti berupa handphone (HP), bong alat pengisap sabu-sabu dan 227 gram sabu-sabu semuanya dirampas untuk dimusnahkan. Atas putusan yang ditetapkan itu, terdakwa menyatakan menerima dan menyesali perbuatanya serta berjanji tidak akan mengulangi perbuatan yang melawan hukum.

Ramadan ditangkap petugas satuan narkoba Poldasu pada Sabtu 12 Maret 2011 lalu sekira pukul 14.00 di Desa Buluh Pancur, Kecamatan Lau Balang, Kabupaten Karo dengan barang bukti 227 gram sabu-sabu.

Kepada wartawan Ramadan mengaku,sabu sabu 227 gram itu dibelinya dari Tiara penduduk Lau Baleng yang sudah lama tinggal di Kota Medan seharga Rp 60 juta dan transaksi sudah dilakukannya empat kali dengan Tiara.(ps)
sumber: http://analisadaily.com

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *