BELUM SETAHUN DIPERBAIKI – JALAN NASIONAL DI KABANJAHE RUSAK

Belum satu tahun diperbaiki, ruas jalan nasional di Kabanjahe sudah hancur.

Rusaknya jalan yang meng­hu­bungkan Ibukota Kabupaten Karo Kabanjahe dengan kota wi­sata Berastagi maupun ke ob­jek wisata Danau Toba yang menjadi destinasi wisata Su­mut sangat memberatkan ma­sya­rakat dan merugikan dunia pariwisata.

Tak pelak, masyarakat ber­harap perhatian serius dari pe­merintah melalui Balai Besar Pelaksana Jalan dan Jembatan Na­sional (BBPJN) I tidak seka­dar memperbaiki jalan dengan sistem tambal sulam.

Apalagi perbaikan yang di­lakukan di titik-titik tertentu me­lalui dana perawatan rutin se­tiap tahunnya, tidak mampu ber­tahan lama.  Belum lagi ba­dan jalan yang tidak tersentuh perbaikan, kian lama semakin parah.

Adrianus Milala (40) warga Kabanjahe mengatakan, keru­sakan jalan nasional mulai dari de­pan Kantor Bupati Jalan Letjen Jamin Ginting, depan Masjid Agung hingga Telkom Ka­banjahe sangat menjeng­kel­kan bagi pengendara. “Jalan rusak tersebut sangat memba­ha­yakan pengguna jalan apalagi disaat hujan turun, terlebih ba­gi pengendara sepeda motor pada malam hari,” ujarnya.

“Sebenarnya ruas jalan na­sional ini baru tahun ke­marin ditambal sulam, tapi belum sampai satu tahun sudah rusak lagi. Aneh memang, belum sam­pai satu tahun sudah rusak lagi, padahal dananya milyaran,” tandas Adrianus Milala jengkel.

Pantauan wartawan, Rabu (7/12), kerusakan badan jalan terdapat di sejumlah titik di Kabanjahe. Yakni di depan Kantor Bupati Karo, Pengadilan Negeri dan Kejari Kabanjahe, Masjid Agung Jalan Letjen Jamin Ginting,Telkom Kaban­jahe hingga ke Jalan Mariam Ginting.

Tentu saja dampak rusak­nya jalan itu, sering menimbulkan kemacetan yang cukup pan­­jang dan memakan waktu lama. Terutama pada hari libur dan sore hari ketika terjadi kepadatan arus lalulintas. Apa­lagi ketika hujan turun, yang mengakibatkan permu­ka­an jalan yang rusak tertutup air, sehingga kendaraan tertentu enggan melewatinya. Terlebih bagi pengendara yang belum hafal situasi jalan.

Seperti di persimpangan depan gerbang Masjid Agung, yang juga merupakan jalur me­nuju Stadion Samura Kaban­jahe maupun jalur lintas yang meng­hubungkan Karo-Dairi, Pakpak Barat, Sima­lungun dan Provinsi Nanggroe Aceh Daru­salam (NAD) sangat dikhawa­tir­kan meng­ancam nyawa pe­ngen­dara mengingat arus trans­portasi yang semakin pa­dat baik siang mau­pun malam hari.
sumber:http:// medan.jurnas.com

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

1 Response to BELUM SETAHUN DIPERBAIKI – JALAN NASIONAL DI KABANJAHE RUSAK

  1. Pingback: universityofDiy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *