PRODUKSI PADI SUMUT NAIK 10.000 TON

MedanBisnis – Medan. Realisasi produksi padi Sumatera Utara (Sumut) hingga Oktober 2011 mencapai 3.689.709 ton atau naik 10.000 ton dari target yang ditetapkan yaitu 3.679.703 ton. Angka tersebut juga meningkat cukup signifikan, jika dibanding dengan produksi tahun lalu yang berdasarkan angka tetap (Atap) 2010 produksinya hanya mencapai 3.582.302 ton per tahun.
“Kami memprediksi angka itu akan terus meningkat, mengingat kondisi iklim Sumut saat ini sangat mendukung,” kata Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian (Distan) Sumut, John Albertson ketika ditemui di kantornya di Jalan AH Nasution, Medan, Jumat (2/12).

Dikatakannnya, daerah penyumbang padi terbesar yakni Kabupaten Simalungun, Langkat, Deli Serdang, Serdang Bedagai dan Asahan yang rata-rata prduksinya antara 4 ton hingga 4,7 ton per hektare.

Produktivitas lahan padi di Sumut pun meningkat. Berdasarkan aram III tahun ini, produktivitas padi Sumut mencapai 47,86 kwintal per hektare atau naik dari tahun sebelumnya yang produktivitasnya mencapai 47,47 kwintal per hektare.

Menurutnya, meningkatnya produksi padi Sumut tahun ini tidak terlepas dari kondisi iklim yang sangat mendukung. Selain itu, banyak petani yang menanam padi lantaran anjloknya harga komoditas lain di pasaran sehingga luas lahan padi di Sumut terkerek naik.”Saat ini daerah pertanian di Sumut jarang sekali terjadi banjir atau bencana alam lainnya yang menyebabkan petani gagal panen,” jelasnya.

Selain itu, adanya program Sekolah Lapangan Pengelola Tanaman Terpadu (SL-PTT) yang telah diterapkan sejak 2006 silam sangat mendukung produktivitas tanaman pangan di Sumut, khususnya padi. “Setelah ada program itu, produktivitas komoditas tanaman pangan di Sumut menunjukkan tren positif,” ungkapnya.

Secara terpisah, Kasie Bidang Data dan Perumusan Program Distan Sumut, Lusyantini mengatakan, dengan meningkatnya produksi padi tahun ini, diharapkan agar semua stakholder mulai dari pemerintah, pihak swasta dan petani agar bisa bekerjasama untuk menjaga tren positif yang terjadi sekarang ini. “Jangan sampai tahun depan turun lagi,” harapnya.

Dengan begitu, kata Lusi, Sumut bisa menjadi salah satu daerah penyumbang gabah untuk ketahanan pangan nasional.

Dia menambahkan, karena saat ini memasuki musim hujan yang notabene sebagai musim tanam, dihimbau agar petani cermat memilih benih yang unggul, pola tanam yang teratur dan proses budidaya yang baik sehingga produktivitas padi lebih tinggi lagi. ( daniel pekuwali)
sumber: http://www.medanbisnisdaily.com

This entry was posted in Berita, Informasi AgriBisnis, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

2 Responses to PRODUKSI PADI SUMUT NAIK 10.000 TON

  1. Pingback: glockonline.org

  2. Pingback: Online casino

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *