PEMKAB SIMALUNGUN SALURKAN BANTUAN FARM GATE MARKET

MedanBisnis –Simalungun. Untuk mendukung peningkatan ekonomi para pedagang pasar tani di Pamatang Raya, Pemkab Simalungun menyerahkan bantuan Farm Gate Market yang disalurkan lewat asosiasi Pasar Tani Harapan Raya.
Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati Simalungun, DR JR Saragih, Jumat (2/12), di halaman Pasar Modren Raya ini, terdiri dari tenda gajebo sebanyak 20 unit, meja 40 unit, kursi lipat 80 unit, keranjang kontainer 80 buah, rak 20 unit, timbangan duduk 20 unit, taplak meja 20 buah, beko 20 unit dan tempat sampah 20 buah.

Kadis Pertanian Simalungun, Ir Amran Sinaga, saat mendampingi bupati pada penyerahan bantuan ini mengatakan, bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari permohonan Asosiasi Pasar Tani Harapan Raya yang disampaikan kepada Pemkab Simalungun, melalui Dinas Pertanian, untuk 35 orang anggota asosiasi.

Menurut Amran, Farm Gate Market merupakan bantuan kepada pelaku pasar tani, untuk digunakan dalam memasarkan hasil-hasil pertanian, dengan harapan bantuan ini mampu mendorong  petani menuju agribisnis yang berdaya saing serta berkualitas.

Ulina Saragih, selaku Ketua Asosiasi Pasar Tani Harapan Raya, mengharapkan Pemkab Simalungun terus memperhatikan kondisi para pedagang, khususnya pedagang pasar tani. Sehingga ke depan dapat kembali disalurkan berbagai bantuan yang mendukung kinerja para pedagang, untuk meningkatkan penjualan mereka. “Kita berterima kasih atas bantuan yang diberikan pemerintah kepada para pedagang. Mudah-mudahan hal ini terus berlanjut dengan bantuan bantuan lainnya,” ujarnya.

Sementara itu Bupati Simalungun JR Saragih MM mengharapkan Asosiasi Pasar Tani Harapan Raya, dapat memanfaatkan bantuan ini sesuai dengan fungsinya, sehingga bantuan tersebut dapat bermanfaat untuk meningkatkan perekonomian pedagang.

Di sisi lain,  bupati meminta agar masyarakat menjaga kebersihan lokasi pasar, karena bupati menilai, hal ini sangat penting dalam menarik minat masyarakat untuk mengunjungi pasar tersebut. “Bila pelanggan enggan memasuki pasar akibat kebersihan yang tidak memadai, pada akhirnya akan merugikan pedagang itu sendiri. Untuk itu, mari kita ciptakan suasana bersih dan nyaman di pasar ini,” tegas bupati seraya mengaku bahwa untuk pengelolaan pasar, nantinya akan dilimpahkan kewenangannya kepada kecamatan, sehingga camat harus kerja keras untuk merawat pasar yang ada diwilayahnya.

Dalam kesempatan tersebut, bupati juga menyampaikan rencana Pemkab Simalungun untuk memperbaiki sarana jalan yang ada di sekitar pasar, demi kemudahan masyarakat dalam memasarkan dagangannya. ( simon damanik)
sumber: http://www.medanbisnisdaily.com

This entry was posted in Berita, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *