LAMPUNG KEMBANGKAN TEKNOLOGI PAKAN TERNAK

MedanBisnis – Kalianda. Dinas Peternakan Kabupaten Lampung Selatan, Propinsi Lampung, mengembangkan teknologi pakan ternak agar dapat diterapkan kalangan peternak di daerah ini.
“Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kekurangan pakan saat musim kemarau karena hijauan dan rumput di padang penggembalaan banyak yang kering,” kata Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Lampung Selatan, Rusyana, di Kalianda, Rabu (30/11).

Ia mengatakan, pengembangan teknologi pakan ternak dapat dilakukan dengan berbagai upaya seperti fermentasi maupun pengolahan limbah hasil pertanian atau perkebunan karena mereka sebagaian besar juga petani dan pekebun.

Dijelaskannya, dari limbah pertanian dapat memanfaatkan batang padi atau batang tanaman jagung yang sudah dipanen yang kemudian diolah dan disimpan dalam gudang pakan untuk digunakan saat kelangkaan pakan. “Petani dapat menyimpan seusai panen dan menggunakannya saat kemarau tanpa kebingungan mencari rumput segar,” katanya.

Kemudian, pemanfaatan dari perkebunan dapat dilakukan dari limbah buah tanaman kakao atau pelepah tanaman kelapa atau sawit yang dapat digiling dengan mesin khusus dan dapat digunakan sebagai pakan ternak. “Dengan penerapan teknologi pakan ternak ini satu peternak dapat memelihara puluhan sampai ratusan ternak,” katanya.

Rusyana menjelaskan, ketersediaan pakan alternatif di daerah cukup besar dan selama ini petani kurang memanfaatkannya dan selama ini hanya mengandalkan hijauan sehingga saat kemarau kesulitan pakan ternak.

Menurut dia, upaya ini dilakukan untuk meningkatkan pulasi ternak di daerah itu karena akan menjadi salah satu daerah penghasil ternak sapi di Propinsi Lampung yang berkualitas baik. “Upaya ini juga untuk meningkatkan pendapatan kesejahteraan peternak selain bertani dan berkebun,” katanya.

Dikatakannya, saat pakan sulit banyak peternak yang menjual ternaknya dengan harga murah karena terkendala kesulitan pakan ini sementara seluruh wilayah dilanda kekeringan selama beberapa bulan lalu. “Kami berupaya meningkatkan populasi ternak untuk mendukung program swasembada daging nasional yang berkelanjutan,” kata Rusyana. (ant)
sumber: http://www.medanbisnisdaily.com

This entry was posted in Berita, Informasi AgriBisnis, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *