JANGAN LAGI DISEBUT “PENYANDANG CACAT”

JAKARTA, KOMPAS.com – Sebutan “penyandang cacat” kerap disematkan kepada mereka yang memiliki keterbatasan fungsi fisik. Sebutan ini dinilai tidak pantas lagi digunakan karena memiliki konotasi negatif.

“Harus ada perubahan istilah. kalau dulu penyandang cacat, sekarang penyandang disabilitas. Karena penyandang cacat punya konotasi negatif, seperti barang cacat yang tak ada gunanya lagi bagi masyarakat,” ujar Ketua Umum Persatuan Penyandang Cacat Indonesia Ghufron Sakaril dalam peringatan “Hari Internasional Penyandang Cacat (Hipenca) 2011” yang diselenggarakan Kementerian Sosial di Jakarta, Sabtu (3/12/2011). Acara tersebut dihadiri sekitar 700 penyandang disabilitas.

Dengan perubahan sebutan ini, Ghufron berharap, terjadi pula perubahan pendekatan terhadap para difabel, dari pendekatan belas kasihan, menjadi pendekatan hak sosial. Selama ini stigma terhadap penyandang disabilitas adalah orang yang tidak berdaya, tidak mampu, dan menyandang masalah karena kekurangannya sehingga sulit mendapatkan pekerjaan yang setara dengan orang yang tidak memiliki kekurangan.

“Kami ingin selalu dilibatkan dalam proses-proses pembangunan mulai dari perencanaan, pelaksanaan sampai evaluasi,” tambah Gufroni.

Para penyandang disabilitas juga acap mendapat perlakuan diskriminatif. Mereka kesulitan mendapatkan pekerjaan yang layak. Padahal, hak untuk mendapatkan pekerjaan sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1997 tentang Penyandang Cacat.

Undang-undang mengamanatkan kuota satu persen bagi penyandang disabilitas di perusahaan atau lembaga pemerintahan. Namun, hingga kini implementasinya masih jauh dari harapan.

Ghufron berharap, disahkannya konvensi Hak-hak Penyandang Disabilitas menjadi undang-undang pada 18 Oktober 2011 dapat membuka harapan baru pemenuhan hak-hak para difabel.
sumber: http://nasional.kompas.com

This entry was posted in Berita, Berita Pilihan, Informasi Penting. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *