PENYEREHAN KUNCI BEDAH RUMAH DIBUMBUI AKSI DEMO DI PANCURBATU

IMANUEL SITEPU. PANCURBATU. Penyerahan kunci bedah rumah di Desa Suka Raya (Kecamatan Pancurbatu, Deliserdang) Rabu [30/11] siang nyaris bentrok antara pendemo Komunitas Masyarakat Peduli Lingkungan (KMPL) dengan pegawai Kecamatan Pancurbatu bernama Risma Silaban dan Eddi S. Saragih karena menuding pendemo tidak memiliki izin dan kedua pegawai pemerintah itu sempat mengeluarkan nada ancaman.

Informasi yang dihimpun Sora Sirulo menyebutkan, siang itu sejumlah masyarakat dari KMPL melakukan orasi di depan jalan menuju lokasi pelaksanaan penyambutan kedatangan Wakil Bupati Deli Serdang Zainuddin Mars. Namun, petugas kepolisian di bantu personil TNI dari Yon Zipur langsung melakukan pagar betis dan mengarahkan massa agar tidak mendekat ke lokasi.

Mendengar itu, massa dari KMPL langsung mundur dan memilih berorasi di jalan menuju ke dalam lokasi. Tiba-tiba, Risma Silaban bertanya ke pemimpin aksi dari KMPL bernama Surianto tentang tujuan kedatangan mereka.

Surianto punmembacakan 5 tuntutan mereka dan meminta kepada Bupati Delisrdang segeramengentikan kegiatan galian C yang ada di Desa Namo Rube Julu KecamatanKutalimbaru, memberikan sanksi tegas terhadap pengusaha galian C yang tidak mengantongiizin, meminta agar pengusaha galian C, memberikan ganti rugi segala kerusakan yang ditimbulkan dari usaha tersebut.

Mereka juga meminta kepada Bupati deli Serdang agar memindahkan usaha ternak babi yang ada di Desa Sawit Rejo Kecamatan Kutalimbaru ketempat yang jauh lebih layak, dan meninjaukerusakan yang terjadi di proyek tanggul irigasi yang roboh di Desa Lambergedan kerusakan  jalan menuju desa lembarge tersebut.

Namun setelah selesai membacakan tuntutan mereka, Risma pun langsung menayakan izin melakukan demo, dan massa dari warga mana dan siapa penggerak mereka.

Mendengar itu,Surianto pun terus berorasi dan meminta kepada Bupati agar segera mendengarkan tuntutan mereka, tiba-tiba Eddi S Saragih pun mengatakan,”jangan kau ngancam dan bikin keonaran disini, ini acara untuk penyerahan kunci bedah rumah. Jadi kau jangan macam-macam,” ujar Eddi kepada Surianto.

Surianto pun langsung mengatakan,”besok kita akan berorasi lagi ke Camat Kutalimbaru, dan menyampaikan aspirasi kita, dan kita pun membawa massa yang lebih banyak,” ujarSurianto menjawab pertanyaan Eddi sambil membubarkan diri.

KapolsekPancurbatu AKP Ruruh Wicaksono Sik SH MH melalui Wakapolsek AKP S Siagian saat dikonirmasi di lokasi mengatakan,”Kita langsung mengarahkan pendemo keluar dan kita juga langsung menanggapi tuntutan mereka, namun kita hanya mengamankan supaya massa pendemo agar tidak mealukan anarkis di sekitar lokasi,” ujarSiagian.

Kadis Infokom DrsNeken Ketaren saat dikonfirmasi mengatakan,” sudah lebih 500 rumah telah kita bedah dan bedah rumah ini tidak ada batas waktunya,” ujar Neken singkat. Ketika ditanyakan prihal kedatangan pendemo Neken pun enggan berkomentar dan langsung pergi menuju mobilnya.

Info yang berkembang di lapangan, ketidak hadiran Bupati Deli Serdang  Drs H Amri Tambunan karena kondisi jalanTanjung Anom Lau Bekeri rusak parah sehingga Bupati pun enggan mendatangilokasi bedah rumah, sehingga di wakilkan kepada Wakil Bupati Deli Serdang.

Hal tersebut dikuatkan oleh salah seorang rombongan Wakil Bupati yang namanya enggan dikorankan mengatakan,”semalam Bupati dapat kabar bahwa jalan menuju lokasi rusak parah, sehingga Bupati punenggan datang, dan beliau pun mewakilkannya kepada Bapak Zainuddin Mars,” ujar pria berperawakan sedang ini.
sumber : http://www.sorasirulo.net

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *