BUANG LIMBAH SEMBARANGAN, PENGUSAHA TERNAK AYAM MALAH POLISIKAN WARGA

IMANUEL SITEPU. BIRU-BIRU. Aman Barus (53) bersama anaknya Agus (27) warga Desa Namo Suro Baru (Kecamatan Biru-biru, Deli Serdang) terpaksa berurusan dengan Polsek Biru-biru  setelah dilaporkan pemilik ternak ayam Exprapet Nasuba. Mereka dituduh membuat keonaran di depan lokasi ternak ayam itu sambil menenteng kelewang, Selasa kemarin [15/11] Pkl. 13.50. Diduga, peternakan ayam ini tidak memiliki IPAL.

Ketika dimintai keterangan oleh pihak penyidik kepolisian terkait laporan pihak Exprapet, Selasa [29/11], Aman Barus bersama anaknya mengaku terpaksa melakukan itu. Menurutnya, selama 2 tahun lebih keluarganya tidak nyaman mengusahai sebidang sawah karena digunakan perusahaan ternak ayam tersebut sebagai lokasi pembuangan limbah.

“Sudah lama kami resah akibat tindakan ternak ayam itu. Telah beberapa kali kami sampaikan kepada¬† pihak pengusaha melalui kepala desa. Namun, keluhan kami tidak pernah diindahkan. Kalau tidak kami lakukan demikian, sampai kapanpun mungkin keluhan kami tidak akan ditanggapi,” ujarnya kesal.

Dikatakan Aman Lagi, akibat seluruh limbah ternak ayam dibuang ke areal persawahan miliknya selama ini, mereka tidak dapat lagi mengelola sawah mereka. “Jika memelihara ikan, ikan bermatian. Ditanam padi. padi tidak tumbuh. Limbah itu mengandung kimia yang lama mengendap sehingga areal persawahan kami rusak,” paparnya.

Sementara, Kapolsek Biru-biru AKP Mulyadi melalui Kanit Reskrimnya Ipda S Sembiring ketika dikonfirmasi membenarkan laporan pihak Exprapet. “Kita sudah menangani kasus ini dan sedang kita proses,” ujarnya. (STP)
sumber : http://www.sorasirulo.net

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *