TIMSUS JUDI POLDA GREBEK LAPAK JUDI DADU DELITUA

IMANUEL SITEPU. DELITUA. Tim Khusus (Timsus) Judi Poldasu benar-benar berkomitmen atas visi dan misinya. Setelah berhasil menggrebek sejumlah lapak judi samkwan beromset puluhan hingga ratusan juta wilayah Sumut serta berhasil menangkap puluhan pemain judi, tim bentukan Kapoldasu Irjen Pol Ahmad Sastro ini kembali menggerebek lapak judi beromset puluhan juta rupiah [Jumat 25/11] sekira Pkl. 16.30. 13 orang pemain judi dadu di Jalan Ardagusema, tepatnya di Kuburan Jepang Delitua, ditangkap.

13 orang yang ditangkap itu adalah: Naftianto (34), Sawara Turnip (47), Edi Armanda Manik (40), Justika Tarigan (42), Tuahta Purba (42) (kelimanya warga Kecamatan Delitua), Agen Tarigan (45), Tenang Sitepu (41), Suyatman (39), Nurhidayat (45), Firman Colia (30) serta seorang perempuan Musini alias Gawok (34) (keenamnya warga Kecamatan Sibiru-biru), Robin (24) dan Heru (30) (keduanya warga Kecamatan Delitua hanya sebagai saksi karena ditangkap tidak sedang bermain judi namun berada di lokasi perjuadian).

Para tersangka beserta barang bukti berupa uang tunai Rp. 2.340.000 beserta perlengkapan judi dadu diboyong ke Markas Brimob Sumut Jl. Kiyai Wahid Hasyim (Medan) guna pendataan. Setelah didata, barang bukti bersama para tersangka dibawa ke Mapoldasu.

Dalam penggrebekan yang dilakuakan oleh sekitar 28 personil Timsus Judi Poldasu itu, sempat terjadi perkelahian antara Kepala Tim Khusus Judi Polda Kompol Yusuf dengan seorang pria cepak yang mengaku anggota TNI. Perkelahian bermula saat Kompol Yusuf hendak menangkap seorang pemain yang mencoba melarikan diri. Akibat perkelahian, bagian dengkul kaki sebelah kiri Kompol Yusuf mengalami luka.

Kepala Tim Khusus Judi Polda Kompol Yusuf didampingi Perwira Tim Khusus Judi Polda Ipda Suhardiman membenarkan aksi penggrebekan ini. Mengenai perkelahian antara Kompol Yusuf dengan seorang yang diduga oknum TNI, Kompol Yusuf juga membenarkan.

“Kita berhasil menangkap 13 orang pemain judi dadu setelah melakukan pengintaian beberapa hari sebelum penggrebekan. Para tersangka dan barang bukti akan diserahkan ke Kasubdit 3 Reskrimsus Poldasu. Perkelahian yang terjadi memang benar, namun orang yang sempat mengaku sebagai anggota TNI itu tidak kita boyong lantaran bukan pemain,” ungkap Yusuf.
sumber : http://www.sorasirulo.net

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *