HARI KE 4 PAMERAN HAI – RIBUAN WARGA PADATI ARENA ACEH SELATAN EXPO 2011

Sejak dibuka resmi Selasa (22/11) malam hingga Jumat (25/11) atau hingga hari ke 4 pergelaran even tingkat pro­vinsi itu, ribuan warga ma­syarakat serta pelajar baik yang berasal dari sejumlah Kecamatan dalam Kabupaten Aceh Selatan maupun Kabu­paten tetangga lainnya seperti Abdya dan Sebulusalam terus memadati atau membanjiri lokasi pameran Aceh Selatan Expo 2011 yang digelar di areal Reklamasi Pantai Kota Tapaktuan.

Pameran dengan tema “Aceh Selatan Expo 2011” itu khusus menampilkan hasil karya terbaik anak Negeri bidang pendidikan dan kesenian, dalam rangka memperingati Hari Aksara Inter­nasional (HAI) ke 46 tingkat Provinsi Aceh yang dipu­sat­kan di Kabupaten Aceh Se­latan yang terkenal dengan julukan kota wisata itu.

Pantauan Jurnal Medan di lokasi Jumat (25/11), stand pameran yang menjadi icon atau stand favorit yang ramai di kunjungi oleh warga ma­syarakat adalah seperti stand milik Kabupaten Nagan Raya, Aceh Besar, Aceh Selatan, Ko­ta Subulussalam, Kota Langsa serta Pemko Lhok Seumawe.

Menurut pengakuan se­jumlah pengunjung, ketertarikan mereka terhadap be­berapa stand milik Kab/kota itu karena dilengkapi dengan berbagai kelebihan masing-masing yang di pamerkan baik dari segi atraksi kesenian budaya maupun hasil karya seni yang dipajangkan.

Ketua panitia HAI Aceh Selatan, Drs Safli Alian mengatakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya maka pameran tersebut akan di tutup pada Jumat (25/11) malam, prosesi penutupan akan di laksanakan oleh Bu­pati Aceh Selatan yang diwakili oleh Sekdakab Drs H Har­maini M Si sekitar pukul 20.00 Wib malam.

“Memang saat ini, antusiasme warga masyarakat da­lam mengunjungi arena lokasi pameran itu sangat tinggi, sehingga wajar ratusan warga masyarakat meminta agar pergelaran even pameran tersebut terus di lanjut sampai 10 hari ke depan, namun sesuai jadwal dan ketersediaan anggaran yang ada kami dengan sangat terpaksa tidak mungkin lagi meneruskan kegiatan itu,” ujar Safli.

Dia menambahkan, seperti ajang atau even-even sebelumnya dimana Kabu­paten Aceh Besar yang masih berstatus sebagai juara bertahan, maka dalam even pameran dalam rangka memperingati HAI ke 46 itu, juga akan di lakukan penilaian terhadap stand Kab/Kota yang terbaik, dimana penilaiannya khusus dilakukan oleh tim juri  yang di datangkan dari Provinsi.

“Sebelum prosesi penutupan nantinya di lakukan, ma­ka terlebih dulu di umumkan stand peserta yang berhasil  keluar sebagai juara umum atau pemenang dalam ajang even pameran HAI ke 46 itu,” papar Safli.

Safli menambahkan, pameran pendidikan dalam rangka memperingati HAI ke-46 itu diikuti 21 dari 23 kabupaten/kota dalam Provinsi Aceh.
Dua kabupaten yang tidak ambil bagian dalam pameran tersebut, yakni Kabupaten Semeulu dan Kabupaten Aceh Tengah. “Kita tidak tahu kenapa dua kabupaten itu tidak ambil bagian,” katanya.

Dia menambahkan dalam pameran itu setiap kabupaten hanya menampilkan satu stand, yakni stand Dinas Pen­didikan. Kecuali Kabupaten Aceh Selatan yang menam­pilkan 6 stand, yakni Stand Dinas Pendidikan, Stand SMAN 1 Tapaktuan, Stand SMAN Unggul, Stand SMKN 1 Tapaktuan, Stand SMK Ga­bungan dan Stand Kerajinan Yayasan Pala Aceh Selatan.

“Kami atas nama panitia Kabupaten Aceh Selatan atau tuan rumah, meminta kepada tim juri dalam melakukan penilaian nantinya, agar melaksanakan se-objektif dan se-adil-adil mungkin sesuai hasil nyata dan fakta riil di lapangan, tidak atas dasar pesan sponsor,” tegasnya.
sumber:http:// medan.jurnas.com

This entry was posted in Berita, Informasi Untuk Kabupaten Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>