HARGA KENTANG ANJLOK DI SIMALUNGUN

MedanBisnis – Simalungun. Menjelang tutup tahun 2011 harga kentang di tingkat petani di Kabupaten Simalungun terjun bebas. Akhir Oktober kemarin petani masih menikmati harga Rp 7.000/kg. Kini para agen hanya menawar Rp 2.000/kg.
Maringan Sinaga, salah satu petani dari Kecamatan Bangun Purba kepada MedanBisnis, Jumat (25/11), senjelaskan, semenjak awal 2011 harga rata-rata yang dirasakan petani sebesar Rp 7.000 malah di atasnya. Tapi semenjak harganya Oktober anjlok ke Rp 2.000. Paling tinggi petani hanya bisa menerima Rp 2.500.

Menurut Sinaga, penyebab anjloknya harga kentang adalah masuknya kentang impor eks China dan Thailand ke Simalungun. “Di pasaran harga kentang impor itu rata-rata Rp 2.500,” keluhnya.

Dipastikannya, menurut hasil pengamatan secara fisik buah kentang impor yang masuk Simalungun diakui tampak lebih besar dan bulat dibanding kentang lokal. Namun, lanjutnya, dari segi kualitas kentang lokal belum bisa tertandingi. Katanya, kualitas khususnya menyangkut ketahanan kentang local masih lebih baik. Kentang impor hanya tahan disimpan paling lama lima hari setelah itu kentang ini akan mengeriput dan lembek. “Sementara kentang local, meski  disimpan beberapa minggu masih kokoh dank eras,” ujarnya.

Sinaga mengatakan, masuknya kentang impor menjadi petaka yang lambat laun akan menggusur petani Simalungun membudidayakan kentang.

Dia mengharapkan, pemerintah segera bertindak dengan mencabut izin impor tanaman sayuran ke pasar Indonesia. Sinaga menyatakan, keluhan serupa sudah dialami petani di Kabupaten Karo.

“Kami dengar, mereka malah mengancam akan melakukan demo penolakan impor,” imbuhnya.
Begitupun, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Pemkab Simalungun, Amran Sinaga, menanggapi santai keluhan petani atas anjloknya harga kentang. Dikatakannya, anjloknya harga belakangan ini semata-mata akibat fluktuasi harga. “Itu biasa, terkadang harga naik terkadang juga turun,” katanya.

Menurutnya, anjloknya harga di Simalungun disebabkan adanya  panen besar-besaran oleh petani mulai November 2011. Akibatnya, harga turun drastis. Mengantisipasi hal ini, kata Amran, pihaknya sudah mewanti-wanti petani agar menunda panen hingga harga membaik.

Diakuinya, saat panen kentang di Simalungun, ternyata keadiran kentang impor tak bisa dihindari. Kehadiran kentang impor ini tidak bisa dibatasi sebab keran impor memang terbuka. “Kita hanya bisa menyarankan agar petani menunda panen hingga sebulan ke depan,” katanya. ( jannes silaban)
sumber: http://www.medanbisnisdaily.com

This entry was posted in Berita, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

1 Response to HARGA KENTANG ANJLOK DI SIMALUNGUN

  1. Pingback: Buy white runtz online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *