DKPP LHOKSEUMAWE INTENSIFKAN PEMERIKSAAN HEWAN TERNAK

MedanBisnis – Lhokseumawe. Dinas Kelautan Peternakan dan Pertanian (DKPP) Kota Lhokseumawe mengintensifkan pemeriksaan produktivitas hewan ternak yang ada di wilayah itu, terutama sapi, sehingga terbebas dari penyakit.
Kabid Peternakan DKPP Kota Lhokseumawe Dahlina di Lhokseumawe, Jumat (25/11) mengatakan, pemeriksaan hewan ternak terhadap penyakit untuk meningkatkan produktivitas ternak sapi.

Jenis penyakit yang diperiksa tim kesehatan yang bekerjasama dengan tim dari Propinsi Aceh dan juga Balai Penyelidik Penyakit Veterinir (BPPV) Medan, Sumatera Utara, adalah jenis penyakit Brusela pada sapi betina.

Dimana penyakit jenis tersebut, menyebabkan keguguran atau keluron pada umur kebuntingan tertentu pada sapi betina, sehingga kondisi tersebut, mempengaruhi produktivitas atau populasi sapi.

Untuk di wilayah Kota Lhokseumawe ada ditemukan beberapa kasus tentang penyakit tersebut, yang menyerang ternak milik masyarakat.

Usaha pencegahan dan pengendalian terhadap Brucellosis sapi pada umumnya terfokus pada pemberantasan penyakit dengan mengendalikan populasi sapi bebas dari agen penyakit dengan tujuan menurunkan jumlah keguguran pada sapi betina, ujar Dahlina.

Lanjutnya, petugas yang turun ke lapangan tersebut mengambil sampel darah pada beberapa sapi milik masyarakat yang ada di Kota Lhokseumawe.

Sampel-sampel tersebut akan diperiksa di laboratorium untuk diketahui apakah banyak yang terserang jenis penyakit atau ada penyakit lain terhadap ternak sapi yang ada di wilayah Lhokseumawe, terang Dahlina.Jika sudah ada kepastian terhadap berbagai jenis penyakit terutama jenis penyakit brusela tersebut, maka pihaknya akan lebih tahu terhadap penanganan ternak sapi yang ternak sapi serta penanganan berbagai penyakit lainnya pada hewan ternak yang ada di Lhokseumawe.

Brucellosis adalah penyakit reproduksi menular ruminansia yang disebabkan oleh kuman brucella sp. Penyakit ini merupakan penyakit penting di Indonesia yang dapat menular ke manusia (zoonotik).

Brucellosis dilaporkan menyebar ke berbagai wilayah Indonesia sehingga menimbulkan kerugian ekonomis yang cukup besar bagi pengembangan peternakan akibat kematian dan kelemahan pedet, abortus, infertilitas, sterilitas, penurunan produksi susu. (ant)
sumber: http://www.medanbisnisdaily.com

This entry was posted in Berita, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

1 Response to DKPP LHOKSEUMAWE INTENSIFKAN PEMERIKSAAN HEWAN TERNAK

  1. Pingback: dark fox market url

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *