5 PENCURI KAMBING DIHAJAR MASSA DI KARO – SEORANG DI ANTARANYA TEWAS DI TEMPAT

PENDUDUK Desa Mulia Rayat, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo dibuat heboh, Kamis (24/11) sekira pukul 23.45 WIB. Pasalnya, empat pria dan seorang wanita pencuri kambing babak belur bersimbah darah dihajar warga desa itu, sedangkan seorang diantaranya tewas di tempat.

Kelima pencuri kambing yang menjadi korban amukan massa itu masing-masing, Yusup Peranginangin (45) warga Jalan Abdi Kampung VII Pancur Batu, tewas ditempat. Sedangkan 4 pe­la­ku yang kritis dan masih menjalani pe­rawatan intensif di RSU Kabanjahe, yak­ni Y (38) warga Tebingtinggi, MRS (32) warga Pulau Brayan Medan, D (38) warga Marelan Medan dan seorang wa­ni­ta R br P (51) warga Desa Bangun Pur­ba Kecamatan Bangun Purba, Deli­serdang.

Informasi yang diperoleh, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 23.45 WIB. Saat ka­wanan maling kambing itu kepergok war­ga sedang mencuri di kandang kam­bing milik Kepala Desa Mulia Rayat Abel Sembiring.
Nahas, aksi kelimanya dipergoki pen­jaga kambing. Spontan kawanan pen­curi itu berusaha menyekap penjaga kam­bing.

Merasa nyawanya terancam, pen­jaga kambingpun langsung berontak dan berteriak  maling. Mendengar sua­ra teriakan, warga setempat langsung berhamburan keluar rumah  untuk mengetahui kejadian sebenarnya. War­ga secara beramai-ramai menuju asal suara itu.

Melihat keberadaan sejumlah orang tidak dikenal di kandang kambing yang gerak-geriknya mencurigakan, warga desa pun mengepung kawanan pencuri yang berusaha melarikan diri ke arah per­ladangan desa. Namun upaya itu, ber­hasil dicegah dan tanpa berpikir panjang massa langsung  menghajar kelima pencuri kambing itu.

Akibat disulut emosi yang tidak ter­kendali karena seringnya ternak mereka hilang, sejumlah warga desa dengan beringas menyerang secara membabi buta kawanan pencuri itu dengan ber­bagai peralatan benda tajam. Akibat­nya,  seorang  pelaku  tewas di tempat, se­dangkan 4 pelaku lainya kritis.

Beruntung, aparat Polsek Tiga Pa­nah berhasil mengamankan situasi dan memboyong kelima korban ke RSU Kabanjahe untuk mendapat perawatan medis dan visum.
Di RSU Kabanjahe Kapolres Karo AKBP Drs Ignatius Agung Prasetyoko, Waka Polres Kompol J Situmorang, Kapolsek Tiga Panah AKP L Ambarita, Kasat Reskrim  AKP Harry Azhar datang meninjau melihat para pelaku pencuri kambing itu.

Sementara Tukiem (38) warga Jalan Abdi Kampung VII Pancurbatu yang ti­ba, Jumat (25/11) pukul 11.45 WIB lang­sung meraung-raung menangis jenazah suaminya terbujur kaku di UGD RSU Kabanjahe. “Kenapa begini bang, siapa yang bunuh, bagaimana anak kita yang masih kecil-kecil kau tinggalkan.

Abang bilang ke Berastagi ngantar rombongan, tapi begini jadinya,” ujar istri Yusup Peranginangin  menangis sejadi-jadinya.

Kapolres Tanah Karo AKBP Drs Igna­tius Agung Prasetyoko kepada war­tawan di RSU Kabanjahe, Jumat (25/11) mengatakan,  dari lokasi kejadian telah diamankan satu unit mobil angkot berwarna BK-1899-DA dengan nomor pintu 110, seekor kambing betina hasil curian dan sebilah pisau sebagai barang bukti. “

Saat ini kita telah memeriksa se­jumlah warga desa unutk dimintai ke­terangan sehubungan peristiwa pencurian kambing tersebut,” ujar Agung Prasetyoko.
sumber:http:// medan.jurnas.com

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

1 Response to 5 PENCURI KAMBING DIHAJAR MASSA DI KARO – SEORANG DI ANTARANYA TEWAS DI TEMPAT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *