BUPATI KARO: SOSIALISASI PENYAKIT HIV-AIDS PENTING

Kabanjahe, (Analisa). Sosialisasi penyakit HIV/ AIDS dalam memperingati hari Narkoba dan HIV/ AIDS se-Dunia 1 Desember mendatang, digelar di lantai III Aula Kantor Bupati, Kamis (17/11).
Kegiatan dihadiri 400-an orang serta dihadiri Danramil se jajaran Kodim 0205/ TK, Kapolsek se jajaran Polres Karo, para Camat, kepala desa, tokoh agama, adat, pemuda serta 2 orang utusan setiap desa.

Bupati Karo DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi Surbakti mengatakan, sosialisasi ini sangat penting hingga hasilnya nanti dapat disebarluaskan kepada seluruh lapisan masyarakat, lingkungan keluarga dan lingkungan kerja masing-masing.

“Saya sangat mengharapkan peran serta aktif dari peserta agar kita dapat mendapatkan pemahaman yang benar mengenai penyakit HIV/ AIDS ini. Dengan pemahaman yang benar dapat menghindari dan mencegah penyakit HIV/ AIDS bagi diri kita, agar jangan mengucilkan penderita penyakit HIV/ AIDS, Bagi penderita dianjurkan supaya berobat secara teratur,” ujar bupati yang membuka sosialisasi itu.

Nara sumber sosialisasi ini, Kabid P2lP Dinas Kesehatan Karo drg Irna Safrina Meliala MKes, sedang untuk memberikan keterangan penanganan dan penaggulangan serta beberapa kejadian tentang pendertia penyakit HIV/ AIDS di Kabupaten Karo, Direktur RSU Kabanjahe dr Suara Ginting SpPD, serta penyalah gunaan Narkotika dan jumlah kasus Narkotika Kapolres Karo AKBP Drs Ignatius Agung Prasetyoko SH MH.

Secara bergantian, ketiga nara sumber memberitahukan supaya menghindari sedini mungkin penyalahgunaan seks bebas serta penyalah gunaan narkotika, terlebih di kalangan anak-anak di bawah umur. Karena, menurut mereka, penyakit HIV/ AIDS dan kecanduan narkoba bukan salah satu dosa turunan yang tidak dapat diubah, tetapi dapat dicegah melalui perhatian yang lebih terhadap para generasi bangsa. “Kasihan anak-anak yang tidak mengetahui apa-apa, tapi juga terjangkit penyakit HIV/ AIDS. Sedang mereka mungkin saja terjangkit melalui transfusi darah. Jadi, jangan menganggap berlebihan tentang penyakit HIV/ AIDS ini,” ujar Suara.

Sosialisasi penyakit HIV/ AIDS ini, sebelumnya sudah dilakukan secara rutin panitia hari Narkotika dan HIV/ AIDS se-Dunia Kabupaten Karo.

Menurut Ketua Panitia Wakapolres Karo Kompol J Situmorang SIK MHum kepada wartawan, acara ini puncak sosialisasi dari sejumlah rangkaian acara yang sudah tersusun sebelumnya.

“Kita sudah membagikan sekitar 600 lembar stiker, yang nantinya diharapkan seluruh peserta dapat menempelkannya di tempat-tempat strategis hingga dapat dibaca setiap masyarakat yang melihat dan mendatangi tempat itu. Seperti di kedai kopi dan tempat umum lainnya. Demikian juga para pengurus agama, mereka juga dapat melakukan sosialisasi lokal terhadap umatnya masing-masing,”ujar Situmorang.

Ketua DPRD Karo Efendi Sinukaban SE kepada wartawan mengatakan, acara sosialisasi tingkat SKPD, BUMN/D serta DPRD Karo dan yang lainnya telah bagus, tetapi jangan sebatas serimonial saja, namun harus kelihatan dari aksi seluruh lapisan sebagai tindak lanjut.

“Kita sangat mengharapkan peran serta tokoh agama, masyarakat, pemuda dan tokoh adat dan budaya serta seluruh unsur yang merasa punya tanggung jawab terhadap Bumi Turang yang kita cintai ini,”ujarnya. (ps)
sumber: http://analisadaily.com

This entry was posted in Berita, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *