ACEH TENGAH PERINGKAT TIGA DERAJAT KESEHATAN TERBAIK

Takengon, (Analisa). Kepala Dinas Kesehatan Aceh Tengah, dr. Sukrimaha menyatakan, daerah dataran tinggi Gayo itu peringkat 3 memiliki derajat kesehatan terbaik di Aceh setelah Sabang dan Kota Banda Aceh. Predikat tersebut didapat dari hasil riset kesehatan dasar yang dilakukan Kementerian Kesehatan RI.
Tahun 2011, ujar Sukrimaha, Aceh Tengah juga mendapat apresiasi dalam pelaporan kegiatan dan serapan penggunaan dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK). BOK diperuntukkan bagi program imunisasi, penanganan malaria dan demam berdarah dengue (DBD).

“Program imunisasi telah mencapai target. Kita berhasil menekan kasus penyakit malaria dari 142 kasus tahun 2010 menjadi 42 kasus tahun 2011. Sementara DBD hanya tinggal 2 kasus saja,” kata Sukrimaha saat menyampaikan perkembangan bidang kesehatan itu pada evaluasi kinerja Puskesmas di jajaran dinas di Puskesmas Blang Mancung, Kecamatan Ketol, Sabtu (19/11).

Bupati Aceh Tengah, Ir. H. Nasaruddin, MM meminta para tenaga kesehatan tidak langsung merasa puas dengan prestasi yang telah diraih. Dia mengingatkan urusan kesehatan tidak pernah memiliki batasan untuk berhenti. “Prestasi boleh saja menjadi kebanggaan, namun pelayanan di bidang kesehatan tidak pernah ada kata berhenti,” ujar Nasaruddin.

Yang perlu menjadi perhatian dalam kesehatan, ujarnya, terutama dalam pemerataan infrastruktur hingga ke tingkat kampung. Peningkatan layanan Posyandu, desa siaga serta berbagai penyuluhan yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Harus Dibenahi

“Kami mengetahui tenaga Kesehatan selama ini telah bekerja optimal, namun perlu juga disadari masih banyak yang harus dibenahi. Saya mengajak mari satukan tekad agar kualitas kesehatan masyarakat menjadi lebih baik lagi di masa mendatang,” katanya.

Bupati juga memberikan apresiasi kepada tenaga kesehatan di lingkungan Kecamatan Ketol yang dinilai berprestasi, yaitu Kasmidar, Bidan Desa Buter ditetapkan sebagai Bidan Teladan I, Bidan teladan II diberikan kepada Susiyanti, Bidan Desa Simpang Juli. Selanjutnya Yusmidar, Bidan Desa Bintang Pepara sebagai bidan teladan III.

Tenaga kesehatan yang bekerja pada Puskesmas Pembantu (Pustu) juga mendapat bingkisan dan penghargaan. Mereka adalah, Kahat dari Pustu Kekuyang sebagai Pustu Teladan I, Hasan Basri dari Pustu Rejewali sebagai Pustu Teladan II, dan Hidayati dari Pustu Cangduri sebagai Pustu Teladan III.(jd)
sumber: http://analisadaily.com

This entry was posted in Berita, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *