WALIKOTA BERANGKATKAN 16 PELAJAR MEDAN KE GWANGJU, KOREA

Medan, (Analisa). Sebanyak 16 pelajar di Medan mengikuti Program Pertukaran Pelajar ke Gwangju, Korea. Ke 16 pelajar diberangkatkan secara resmi oleh Walikota Medan, Drs Rahudman Harahap,MM ditandai dengan penyematan tanda peserta di Medan Club, Jalan RA Kartini Medan, Sabtu (19/11).
Kepala Bagian Hubungan Kerjasama Setda Kota Medan, Drs Rivai Nasution, MM melaporkan jumlah pelajar yang berangkat ke Gwangju, Korea terdiri dari SMA N 1 Medan (Ahmad Taufik Harahap, Devy Rosyana Putri, Muhammad Afri Rizki Lubis, dan Deliska Anwar), SMA Negeri 3 Medan ( Qien Jovan Fatraya, dan Ahmad Al Farizy Nasution), SMA Negeri 4 (Dimas Nugraha A Pratama), SMA Harapan 1 Medan (Almira Dalimunthe, Fara Shamara, Arie Fandy Harahap), SMA Sutomo 1 (Elvira Yunitan, Syafrida Amelia Lubis), Madrasah Aliyah Negeri Medan (Rizka Nadihra Hutasuhut, dan Fauzul Mirza), SMA Syafiyatul Amaliyyah (Ery Saalifah Maharamis P, dan Thalitha Asyyura).

Dia menjelaskan, program Pertukaran Pelajar Kota Medan ke Kota Gwangju dilaksanakan 20-29 November 2011. Sebelumnya guna mempersiapkan pelajar kota Medan agar memiliki kepribadian yang tangguh, percaya diri serta siap dan mampu mengikuti seluruh rangkaian kegiatan program pertukaran pelajar ke Kota Gwangju melalui Pengurus Asosisasi Sister City Kota Medan telah diberikan pembekalan berupa pelatihan singkat dan intensif bahasa Korea.

Pelatihan ini, kata Rivai agar selama tinggal dengan orangtua asuh dan berinteraksi dengan teman sekolah khususnya dalam memperkenalkan diri bisa menyampaikan pesan, bertukar pendapat dan lain-lain.” Pelajar kota Medan juga dibekali berupa kesenian musik tradisional angklung, etika dan pemahaman tentang kebiasaan sehari-hari masyarakat Korea,”kata Rivai yang juga ketua rombongan didampingi Drs Zainul Ahmadin, map dan Drs Dzauzi Ilmi, MM.

Ketua Asosiasi Sister City Kota Medan, Bayu Fadlan berpesan pelajar yang mengikuti program pertukaran pelajar (student exchange program) ke Gwangju, Korea diminta mampu memperkenalkan kota Medan dengan baik selama Korea karena salah satu kebanggaan dan berhasil jika orangtua asuh selama di Korea bisa mengunjungi kota Medan.

Dia menjelaskan, selama kepemimpinan walikota Medan yang mendukung segala kegiatan pendidikan pertukaran pelajar sudah dilakukan seperti ke Jepang, Korea dan China. Ke depan, kerjasama akan ditingkatkan ke Eropa dan Australia.

Pembelajaran Mandiri

Sementara Walikota Medan, Drs Rahudman Harahap, MM mengatakan orang tua yang anaknya terpilih dari 120 siswa mengikuti pertukaran pelajar ini harus bangga. Kesempatan ini, katanya untuk belajar menambah khasanah berfikir dan menambah ilmu di Korea.

“Kalau pelajar bisa menyesuaikan diri dengan baik maka akan berhasil karena kesempatan untuk keluar daerah tidak bisa diraih semua siswa, karena itu harus mempergunakan kesempatan ini sebaik mungkin,” katanya sembari meminta pelajar yang ikut bisa membawa citra kota Medan lebih baik.

Walikota yang merupakan orangtua dari Ahmad Taufik Harahap yang juga ikut dalam Pertukaran pelajar menilai keberangkatan ke luar daerah merupakan pembelajaran mandiri bagi siswa. “Visi pendidikan merupakan visi Walikota Medan untuk menjadikan pendidikan kota Medan lebih baik dari negara lainnya. Tujuan lain membangun kerjasama dengan negara luar untuk membangun pendidikan. Tahun depan kita direncanakan memberangkat UKM untuk mengembangkan usaha kecil menegah di kota Medan,”katanya.

Turut hadir, Wakil Walikota Medan, Drs Dzulmi Eldin S, MSi, Kadis Pendidikan Kota Medan, Drs Hasan Basri,MM, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata, Drs Bursal Manan, MM, dan sejumlah SKPD serta kepala sekolah antara lain Kepala SMA Harapan 1 Medan, Drs Sofyan Alwie, MHum, Kepala SMA Sutomo Medan, Ir Khoe Tjok Tjin. Hadir juga Khairul Mahali, M Syaf Lubis . (maf)
sumber: http://analisadaily.com

This entry was posted in Berita, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *