VAKSIN HPV LINDUNGI WANITA DARI KANKER LEHER RAHIM

MedanBisnis – Medan. Hingga saat ini diketahui bahwa penyebab dari kanker leher rahim (kanker serviks) dihubungkan dengan adanya infeksi dari Virus Human Papilloma (HPV) . Virus inilah yang 99,7% menyebabkan kanker serviks.
Hal ini disampaikan Dr. Hj Sarah Dina Khaidirman, SpOG (K), salah seorang dokter ahli kebidanan dan penyakit kandungan di Medan dalam ceramah kesehatan “Pencegahan Dini Terhadap Kanker Rahim” yang diadakan Klinik Spesialis Bunda, RS Permata Bunda bekerja sama dengan PT Telkom Medan -Divisi Regional I – Medan, Jumat (18/11).

Dr Hj Sarah menguraikan, virus papilloma ini dapat menyebabkan terjadinya kutil pada daerah genital yang ditularkan melalui hubungan seksual. Faktor yang menyertai terjadinya perkembangan kanker serviks itu sendiri antara lain banyak anak, pasangan hubungan seksual lebih dari satu, hubungan seksual usia dini, merosok, pemakaian kontrasepsi hormonal, penurunan kekebalan tubuh, faktor nutrisi selain penyakit hubungan seksual.

Di depan peserta terdiri karyawati dan istri karyawan PT Telkom Medan, Dr Hj Sarah yang juga berpraktik di Klinik Spesialis Bunda Jalan SM Raja Medan, menuturan, saat ini telah terdapat vaksin untuk melindungi wanita dari infeksi HPV. Vaksin ini diyakini dapat menurunkan angka kematian akibat kanker serviks hingga dua pertiganya. Vaksin HPV berisi protein yang berasal dari komponen virus HPV yang dapat menimbulkan respon pertahanan tubuh berupa antibodi yang mampu melindungi tubuh dari infeksi HPV. Vaksin ini dimasukkan ke dalam tubuh seseorang.
Pemberian vaksin ini menurut dokter Sarah dapat mencegah infeksi HPV selain pemeriksaan papsmear secara teratur dan mengkonsumsi makanan bergizi ditambah dengan vitamin A, C dan E, istirahat yang cukup serta olahraga ang teratur.

Menurut Sarah, meski diberikan vaksin pencegahan HPV, namun tidak menyingkirkan pemeriksaan pap smear. “Vaksin HPV tidak melindungi serviks dari infeksi seluruh tipe HPV, maka dari itu pap smear tetap diperlukan untuk dilakukan untuk mendeteksi adalahnya kelainan pada leher rahim,” ujarnya.

Papsmear adalah pemeriksaan mikrospopk terhadap sel yang diperoleh dari hapusan leher rahim. Pemeriksaan ini dilakukan dengan cepat, tidak sakit dengan biaya yang relatif terjangkau dan hasilnya akurat. Pemeriksaan dilakukan pada saat tidak haid antara hari ke 10-20 sikus haid, tidak menggunakan obat melalui siang senggama dalam 48 jam, tidak melakukanhubungan seksual dalam 24 jam dan tidak memakai pelumas atau pencuci liang senggama. Papsmear bagi perempuan yang sudah menikah dapat dilakukan setahun sekali. Dari pemeriksaan ini didapatkan hasil apakah ada infeksi, lesi prakanker atau kanker.

Ceramah kesehatan “Pencegahan Dini Terhadap Kanker Rahim” ini dilanjutkan dengan tanya jawab dari peserta. Turut hadir Wadir Medis Dr. H Hazanul Arifin SpFarmakologi , Wadir Adm dan Umum RSU Permata Bunda Devy Awinda dan pihak Yayasan Kesehatan Telkom Medan.  (diur)
sumber: http://www.medanbisnisdaily.com

This entry was posted in Berita, Informasi Kesehatan. Bookmark the permalink.

2 Responses to VAKSIN HPV LINDUNGI WANITA DARI KANKER LEHER RAHIM

  1. Pingback: Smart Money: The Online Gambling Industry – The Next Best Investment Frontier?

  2. Pingback: world market link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *